Agista Ali Mazi Ikut Bantu Pengobatan Bayi Kembar Siam di Kendari

568
Aqila Dewi Sabila dan Azila Dewi Sabrina, sepasang bayi kembar siam asal Kota Kendari yang butuh bantuan dermawan.

Kendari, Inilahsultra.com – Setelah sekian lama menunggu, dua bayi kembar siam asal Kota Kendari akhirnya mendapatkan kepastian jadwal operasi.

Hampir setahun, Aqila Dewi Sabila dan Azila Dewi Sabrina urung menjalani operasi karena minimnya biaya.

- Advertisement -

Namun belakangan, bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya istri Gubernur Sultra Agista Ariyani Ali Mazi.

Agista dikabarkan membantu biaya tiket untuk bayi dan keluarganya dari Kendari dan Surabaya.

Namun, saat dikonfirmasi soal jumlah, Agista tak mau mengungkapkan.

“Gak perlu jumlahnya mas, yang penting saya ikhlas untuk mereka, itu pun hanya sesuai kemampuan saya,” ujar Agista Ariyani.

Selain itu, Pemprov Sultra juga ikut menyumbangkan bantuan untuk biaya operasi sebesar Rp 250 juta.

Bantuan tak hanya datang dari masyarakat Sultra. Dermawan dari provinsi lain ikut menyumbangkan rejekinya demi pengobatan dua bayi kembar itu..

Jayasrin (25) ayah bayi kembar siam mengaku, mendapat bantuan berupa uang tunai dari sekelompok anggota polisi yang bertugas di Polres di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Saat dia hendak menanyakan namanya, anggota polisi tersebut tak mau menyebutkan identitas lengkap.

“Jumlahnya Rp 30 juta, katanya untuk biaya operasi atau biaya perawatan di Surabaya,” ujarnya.

Total anggaran yang masuk di rekening orang tua bayi kembar siam mencapai Rp 90 juta. Belum terhitung bantuan Pemprov Sulawesi Tenggara yang mencapai Rp 250 juta kepada keluarganya.

Dengan adanya bantuan itu, akhirnya, kedua bayi kembar siam ini diberangkatkan untuk menjalani operasi di RS Dr Soetomo di Surabaya, Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 19.30 Wita.

Bayi berumur 1,4 bulan ini diberangkatkan dengan pesawat Lion Air dari Bandara Haluoleo Kendari sekitar pukul 19.30 Wita. Ada sebanyak 6 orang yang ikut serta menuju Surabaya, termasuk dua orang tua bayi kembar siam, Kepala RSUD Kota Kendari, dokter anak dan perawat.

Dokter Anak yang menangani kembar siam, dr Yeni Hariani mengatakan, keberangkatan mereka akan dijemput tim RS dr Soetomo Surabaya. Kedua bayi kembar siam malah sudah disiapkan ruang perawatan khusus disana.

“Besok Jumat (2/8/2019) ada penerimaan langsung dari pihak rumah sakit sekaligus persiapan jadwal operasi,” ujar Yeni Hariani, Kamis (1/8/2019).

Dia melanjutkan, pada 10 Agustus rencananya akan digelar operasi. Pihak dokter RS dr Soetomo Surabaya mengupayakan operasi pemisahan sebelum 17 Agustus 2019.

“Setelah itu, perawatan minimal sekitar 3 bulan usai operasi,” tambahnya.

Soal kedua bayi kembar siam yang hanya memiliki satu organ hati saja, dr Yeni Haryani belum mau banyak berkomentar. Dia menyatakan, fasilitas CT scan di Sulawesi Tenggara terbatas.

“Soal akan ada pencangkokan usai operasi, akan dilihat setelah pengecekan. Pastinya akan ada perawatan,” ujarnya.

Selama merawat Aqila Dewi Sabila dan Azila Dewi Sabrina yang kini berusia 1 tahun empat bulan, keluarga memiliki cerita sendiri. Bayi kembar siam ini, kadang bisa membuat repot saat berulah.

Nenek bayi kembar siam, Balena (52) mengatakan, salah satu momen paling repot merawat kedua cucu kesayangannya pada saat makan. Jangankan dua orang, memberi makan seorang saja kata Balena harus dengan sabar.

“Biasanya kalau makan, salah satunya tidak mau. Kadang mereka saling menindih dan berguling-guling di tempat tidur saat makan,” ujar Balena.

Momen lainnya, menurut Balena adalah pada saat dimandikan. Keduanya yang terlahir berdempet, kadang berusaha memisahkan diri saat terkena air.

“Ya itu, kita kadang kerepotan. Kadang kami tertawa sendiri karena repot mengatur,” ujarnya.

Selvina Dewi (20), ibu bayi kembar siam sebelumnya mengungkapkan kerepotan saat harus menggendong keduanya bersamaan. Apalagi, saat keduanya dalam kondisi rewel.

“Kalau cuma beberapa menit iya gak apa, kalau sudah hampir sejam yaa pegal juga badan,” ujar Selvina Dewi.

Keduanya diketahui lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, 7 Maret 2018. Ibunya, melahirkan keduanya melalui operasi bedah sesar. Saat ini, berat keduanya sudha mencapai 20 kilogram lebih.

Penulis : Akbar

Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...