Pemilihan Laoti dan Waoti Terinspirasi Abang dan None Jakarta

93
La Bakry

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Kendati jumlah peserta Posuo, Tandaki, dan Pedole-dole pada Festival Budaya Tua Buton sudah ditentukan sebanyak 219 anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton tetap membuka peluang bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya.

Bupati Buton La Bakry mengatakan, jika ada warga yang ingin mendaftarkan anaknya untuk mengikuti kegiatan tersebut, panitia akan berupaya agar tetap bisa diterima.

- Advertisement -

Menurut La Bakry, kegiatan Festival Budaya Tua Buton tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini digelar pemilihan Laoti dan Waoti. Kegiatan ini terinspirasi dari pemilihan Abang dan None DKI Jakarta.

“Progres dan beberapa perkembangan dari inovasi acara-acara festival sangat bangus sekali sehingga tiap tahun ada tambahan,” paparnya.

                       

Budaya Buton, terang La Bakry, memiliki peradaban yang tinggi sekali. Namun budaya-budaya itu belum diketehui secara luas. Makanya, dengan Festival Budaya Tua Buton menjadi ajang promosi.

“Dengan festival ini, kita semua harus semangat melestarikan budaya. Kalau tidak, nanti bisa-bisa budaya kita punah,” terangnya.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
                   
                                       
Baca Juga :  Pemkab Buton Undang Tiga Menteri Saksikan Festival Budaya Tua