Perwira Polisi di Kendari Dipecat karena Memilih Jadi Tukang Ojek

4091
Oknum polisi berpangkat IPDA di Kota Kendari dipecat karena memilih menjadi tukang ojek. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com –  Oknum perwira polisi dari Satuan Sabhara Kepolisian Resor  (Polres) Kendari, IPDA TR resmi diberhentikan dengan tidak hormat dari instusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pasalnya, perwira dengan satu balok di pundak itu sering bolos dalam menjalankan tugas secara berturut-turut. Ia lebih memilih jadi tukang ojek.

- Advertisement -

Saat dikonfirmasi Inilahsultra.com, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, IPDA TR mulai melakukan pelanggaran sejak 2017 lalu.

Ia pernah meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.

Pimpinannya sempat memberikan kebijakan untuk tidak diproses melalui sidang KKEP tetapi di proses melalui sidang disiplin sesuai surat keputusan hukuman disiplin bernomor : KEP / 04 / I / HUK.12.10.1/2019/Sipropam tanggal 17 Januari 2019.

Namun oknum polisi tersebut tidak berubah. Malah kembali mengulangi perbuatannya dengan meninggalkan tugas tanpa ijin pimpinan lebih dari 30 hari kerja sejak dimutasikan  sebagai Pama Sat Sabhara Polres Kendari sejak 27 Agustus 2018 – 15 Oktober 2018 terhitung 42 hari kerja.

“Namun, terduga pelanggar sejak menjabat Wakapolsek Waworete Polres Kendari meninggalkan tugas secara berturut-turut, terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2018 – 26 Agustus 2018 terhitung 20 hari kerja. Total keseluruhan terduga pelanggar tidak melaksanakan tugas tanpa ijin pimpinan adalah 62  hari kerja,” terang Harry saat dikonfirmasi Inilahsultra.com, Jumat 9 Agustus 2019.

Menurut Harry, IPDA TR harusnya menjadi teladan bagi anggotanya mengingat jabatannya seorang perwira.

“Terduga pelanggar juga mengakui dan menyadari perbuatannya, tidak melaksanakan tugas sebagai Pama Polres Kendari lebih dari pada 30 hari kerja secara berturut-turut,” sambung Harry

Terduga pelanggar beralasan tidak melaksanakan tugas tanpa izin pimpinan karena lebih memilih menjadi tukang ojek dengan penghasilan perhari Rp 30-50 ribu.

Baca Juga :  Rusda Mahmud Dukung Pemkot Kendari Tertibkan Baliho Cagub

Penulis : Onno
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here