Ishak Ismail : Tak Ada Kredit Macet

1038
ishak ismail

Kendari, Inilahsultra.com – Ishak Ismail akhirnya angkat bicara soal dugaan kredit macet Rp 30 miliar di Bank Sultra.

Ia menyebut, kredit yang diambil di Bank Sultra adalah kredit kontraktor, bukan kredit investasi seperti banyak orang pikirkan selama ini.

- Advertisement -

Kredit kontraktor, sebut dia, jaminannya adalah asuransi, tanah dan bangunan termasuk paling utama adalah kontrak proyek.

“Tidak mungkin dikasi kredit kalau tidak ada kontrak proyek saya,” ujarnya.

Kredit yang diberikan, lanjut dia, minimal 30 persen dari jumlah kontrak yang dimilikinya.
Misal, jika Bank Sultra memberikan kontrak proyek Rp 30 miliar maka berarti proyek miliknya di atas Rp 100 miliar. Nilai proyek tersebut, ada dan memiliki kontrak.

Ishak merinci, beberapa proyek yang dia punya sepanjang 2018 adalah proyek Jalan Tabanggele Rp 74 miliar, rumah susun Unsultra Rp 20 miliar, peningkatan kawasan kumuh Mandonga Rp 7 miliar.

“Belum lagi yang lain-lain. Totalnya lebih dari Rp 100 miliar,” bebernya.

Ia pun menyebut, status kredit yang diperoleh di Bank Sultra sifatnya stand by lond. Maksudnya, kredit ini semacam fasilitas kepada nasabah khusus yang punya proyek rutin dan kredibilitas mumpuni dalam hal pembayaran setiap termin.

“Perlu diingat juga, stand bay lond ini tidak seenaknya dipakai. Nanti ada kontrak proyek baru bisa dipakai. Ini cuman fasilitas saja,” katanya.

Ia mengakui, tidak diperpanjangnya kontrak dia karena pernah terjadi keterlambatan pembayaran pada akhir tahun 2018 lalu.

Namun, alasannya cukup kuat. Sebab, saat hendak membayar, sudah tutup buku akhir tahun. Tanggung jawabnya itu kemudian diselesaikan saat menyeberang tahun, medio Maret 2019.

“Setelah menyeberang tahun kita membayar lagi. Jadi, saya tidak pernah mau larikan tanggung jawab saya,” tuturnya.

Baca Juga :  Bank Sultra Salurkan Bantuan Korban Banjir di Butur

Ia mengaku, plafon Rp 30 miliar kontrak yang diberikan oleh Bank Sultra belum dipakai semua. Sebanyak Rp 21 miliar yang ditarik itu pun sebagian besar telah dibayar berdasarkan perkembangan pekerjaannya.

“Saya sudah bayar sekitar Rp 7,4 miliar. Kita akan bayar lagi. Setiap bulan berdasarkan progres pekerjaan, kita akan lunasi. Jadi, saya tidak mungkin larikan ini. Saya orang komitmen,” jelasnya.

Ia menyebut, kredit yang diambil di Bank Sultra itu khusus untuk membiayai proyek pengerjaan jalan di Tabanggele yang sifatnya multiyears selama lima tahun.

“Saya sudah 10 tahun ajukan kredit di Bank Sultra tidak bermasalah. Setiap tahun diperpanjang,” katanya.

Hanya karena ada pemberitaan, itu pun baru dugaan, lalu ditanggapi tak berbobot oleh Ali Mazi, kreditnya itu akhirnya tidak dilanjutkan.

“Karena hanya tiba-tiba terlambat dan mungkin ada rencana pergantian direksi Bank Sultra, orang menganggap kredit saya macet,” jelasnya.

Ishak mengaku, sudah pernah dipanggil oleh pihak Bank Sultra terkait hal ini. Dari keterangan bank, tidak ada masalah dengan kreditnya itu.

“Saya sedikit kecewa, kok tidak ada perlindungan dari BPD, semua kredit saya dibuat telanjang bulat. Kita nasabah harusnya dapat perlindungan, tapi ini tidak,” keluhnya.

Ia menduga, munculnya pemberitaan yang diawali dari salah satu media yang memiliki kedekatan dengan NasDem, sudah ada kepentingan politik di dalamnya.

“Apakah karena saya dari PDI Perjuangan dan Gubernur NasDem?,” jelasnya.

Selain karena dugaan persaingan PDI Perjuangan dan NasDem, pemberitaan tentang kreditnya ini berhubungan dengan rencana pergantian direktur baru dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Sultra.

“Pertanyaan saya, apakah karena pemilihan direkur baru. Sehingga mencari masalah direktur lama dan saya jadi kambing hitamnya,” katanya.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Kendari Terima Aduan Warga soal Pelayanan Dukcapil yang Mengecewakan

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal kedekatannya dengan Lukman Abunawas yang saat ini tengah menjalin hubungan tak harmonis dengan Ali Mazi.

“Kita tidak tahu semua apa motifnya ini Ali Mazi tiba-tiba minta kejaksaan usut saya,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here