Kerugian TPI Wameo Dihitung Ulang, Jaksa Urung Tetapkan Tersangka

105
Rubiani, SH

Baubau, Inilahsultra.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau masih belum menetapkan tersangka pada kasus dugaan korupsi retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo.

Teranyar, Kejari Baubau sudah bersurat ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra untuk menghitung ulang kerugian negara yang terjadi di TPI Wameo.

- Advertisement -

Selain menghitung ulang, Kejari Baubau juga meminta petunjuk apakah masih ada pihak lain yang harus dipanggil untuk dimintai keterangan berdasarkan hasil temuan BPKP.

“Minggu lalu kita sudah bersurat kesana (BPKP) tapi belum ada balasan. Jadi kita minta untuk menghitung ulang dan apakah harus ada tambahan saksi lagi,” tutur Kasi Pidsus Kejari Baubau, La Ode Rubiani kepada Inilahsultra.com di ruang kerjanya, Rabu 14 Agustus 2019.

                       

Sejauh ini, Kejari Baubau sudah memeriksa empat pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Baubau. Fakta yang terungkap, berdasarkan Perwali tahun 2017, DKP Baubau tidak terlibat dalam pengelolaan UPTD TPI Wameo.

“Setelah saya baca Perwali-nya dan lihat strukturnya, ternyata dinas terkait tidak mengurus itu, hanya memang itu UPTD-nya dinas, tapi yang mengelola sepenuhnya itu pihak UPTD,” ujar Rubiani sambil memperlihatkan Perwali dan struktur organisasi UPTD TPI Wameo.

Parahnya, lanjut Rubiani, pada tahun 2017 tersebut tidak ada orang yang ditunjuk sebagai Kepala UPTD alias tidak ada yang menjabat.

“Jadi tidak ada Kepala UPTD-nya,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
                   
                   
Baca Juga :  "Main Gelap-gelapan", Dua Pasang Remaja di Butur Diamankan Satpol PP