Beda Seragam Ali Mazi dan Lukman Abunawas pada Peringatan HUT RI ke 74

1379
Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas mengikuti rangkaian upacara HUT RI ke 74. (Foto Ewit Kominfo Sultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Ada pemandangan berbeda antara pasangan Gubernur Sultra, Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi-Lukman Abunawas saat duduk di panggung kehormatan Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Sabtu 17 Agustus 2019.

Duet AMAN itu terlihat tak kompak mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) putih sebagaimana aturan protokoler kepala daerah saat mengikuti apel kenegaraan. Salah satunya adalah ketika menjalani proses pelantikan sebagai gubernur/wakil gubernur dan mengikuti gelaran upacara sakral peringatan proklamasi RI seperti hari ini.

- Advertisement -

Wakil Gubernur Sultra yang hadir lebih awal di mimbar kehormatan tampil beda mengenakan setelan jas hitam. Berikut peci hitam.

Sementara Gubernur Sultra, Ali Mazi, muncul dengan seragam setelah PDU putih. Lengkap dengan berbagai atribut sebagaimana saat dirinya dilantik sebagai Gubernur Sultra 5 September lalu.

                       

Seragam PDU kepala daerah/wakil kepala daerah sendiri wajib dikenakan ketika mengikuti upacara resmi kenegaraan sebagaimana aturan Mendagri. PDU terdiri kemeja warna putih, dasi warna hitam polos dan jas warna putih dengan kancing warna kuning emas. Berikutnya adalah celana panjang warna putih, kaos kaki dan sepatu kulit, semua berwarna putih.

Belum diketahui, alasan ketidakkompakan kostum kedua petinggi Bumi Anoa itu pada gelaran HUT RI perdana duet AMAN.

Mesti beda seragam, sepanjang gelaran prosesi apel keduanya tampak sumringah menyaksikan seluruh rangkaian upacara HUT RI ke 74. Sambil menebar senyum keduanya pun sibuk melayani foto bersama OPD dan Forkopimda yang hadir. Termasuk dengan anggota veteran yang hari itu mendapat penghargaan spesial dari Pemprov Sultra.

Gelaran upacara HUT RI tahun ini terbilang sukses. Prosesi pengibaran bendera berlangsung hikmat tanpa adanya kesalahan berarti yang membuat konsentrasi momen sakral itu buyar.

Baca Juga :  Ruslan Terpilih Ketua Umum HMI Cabang Kolaka

Di akhir acara, mars “Garbarata” yang menjadi jargon pembangunan duet AMAN untuk kali pertama digaungkan di tengah arena upacara.

Penulis : Siti Marlina

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...