Tim Penyelam Basarnas Kendari Diturunkan, Pencarian Diperluas Hingga 12 Mil

Tim penyelam diturunkan untuk mencari korban hilang terbakarnya kapal KM izhar di Perairan Bokori. (Dok Basarnas Kendari)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap korban terbakarnya KM Izhar yang dinyatakan hilang masih terus dilakukan oleh Basarnas Kendari.

Tim penyelam Basarnas Kendari diturunkan. Pencarian pun diperluas hingga 12 mil.

-Advertisement-

Kepala Basarnas Kendari, Djunaedi mengatakan, proses pencarian memasuki hari ketiga. Senin 19 Agustus 2019 dari pagi hingga sore, tim Basarnas melakukan penyisiran dengan memperluas 12 mil.

“Hasilnya masih nihil,” terang Djunaedi saat ditemui di Posko Basarnas Kendari, Senin 19 Agustus 2019.

Tim regu penyelaman Basarnas terdiri dari delapan orang. Empat dari Basarnas, empat dari potensi. Kemudian regu penyelam lainnya dari Universitas Haluoleo Kendari.

“Tim Basarnas melakukan penyelaman hingga 30 meter. Hal itu untuk memastikan apakah ada tanda tanda korban atau tidak. Namun hasilnya nihil,” sambungnya.

Djunaedi melanjutkan, pencarian korban ini sesuai Undang-undang nomor 29 tahun 2014. Pencarian akan dilakukan selama tujuh hari. Jika tidak ada tanda-tanda, maka operasi dihentikan.

“Kalau ada tanda-tanda akan dilanjutkan pencarian selama tiga hari,” tuturnya.

Berdasarkan data sementara Basarnas yang diperoleh di hari ketiga, ada 87 orang. Terdiri dari 74 orang selamat, 7 meninggal dunia, 6 orang masih dalam pencarian.

Seperti yang diberitakan Inilahsultra.com, kapal KM Izhar terbakar di sekitar Perairan Pulau Bokori, Jumat 16 Agustus 2019 sekira pukul 23.30 WITa.

Kebakaran ini diduga akibat percikan api dari mesin yang menyambar dinding kapal yang berbahan kayu.

Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Kendari menuju Salabangka Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali Sulawesi Téngah.

Penulis : Onno

Facebook Comments