Gerah Difitnah, LA Melawan Laporkan AMS ke Mabes Polri

935
 

Kendari, Inilahsultra.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas mulai gerah dengan fitnah dilancarkan Aliansi Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait pemalsuan tandatangan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Kubu mantan Bupati Konawe dua periode ini menyatakan sudah siap tarung. Melalui tim kuasa hukumnya, Lukman Abunawas menyebut sudah mempersiapkan berkas laporan. Besok, dokumen gugatan pencemaran nama baik itu akan diserahkan ke Markas Besar (Mabes) Polri.

- Advertisement -

Informasi tersebut disampaikan langsung Kuasa Hukum Lukman Abunawas, Supriyadin, Senin 26 Agustus 2019.

“Kita akan melaporkan ke Mabes Polri karena telah mencemarkan nama baik Lukman dengan menyebar fitnah atau berita bohong terkait pemalsuan tanda tangan” ujar Kuasa Hukum Lukman.

Kata dia, tuduhan pemalsuan tandatangan Gubernur Sultra oleh LSM digawangi La Ode Hamdan benar-benar tidak berdasar dan merugikan kliennya. Pasalnya, hingga kini Lukman sama sekali tidak pernah melakukan pemalsuan tandatangan sebagaimana dituduhkan AMS.

“Laporannya yang kami masukkan di Mabes Polri adalah pencemaran nama baik, fitnah dan UU ITE ,” sambung Supriyadi.

Kuasa hukum LA sendiri merasa janggal dengan aksi unjuk rasa dilakukan AMS.

Semestinya, Gubernur Sultra, Ali Mazi lah selaku pihak yang paling dirugikan menjadi orarng pertama yang menyatakan keberatan dan berkoar terkait indikasi pemalsuan tandatangan tersebut.

“Harusnya yang melaporkan adalah pihak yang merasa dirugikan dalam hal ini Gubernur Sultra, Ali Mazi. Kalau benar kan yang keberatan harusnya yang bersangkutan. Bukanalah aliansi,” bebernya.

Selain pemalsuan tanda tangan, kata Supriyadin, pihaknya juga akan melaporkan dua hal lagi ke Mabes Polri. Dua laporan tersebut adalah terkait tuduhan korupsi di tubuh KONI Sultra dan desa fiktif di Konawe.

Penulis : Siti Marlina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5
Komentar
loading...