RSUD Mubar Tak Melayani Pasien BPJS Jika Tak Ada Dokter Spesialis

845
Direktur RSUD Mubar, NS Hidayat.

Laworo, Inilahsultra.com-Masyarakat Muna Barat (Mubar) yang memiliki kartu Badan Penanggulangan Jaminan Kesehatan (BPJS) dan ingin melakukan pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, sebaiknya langsung mencari alternatif lainnya.

Pasalnya, bagi pasien yang memiliki kartu BPJS tetapi tidak ada dokter spesialis yang menangani maka secara tidak langsung RS tidak dapat memberikan pelayanan yang maksimal.

- Advertisement -

Direktur RSUD Mubar, NS Hidayat mengatakan, pasien BPJS yang dirawat disalah satu RSUD, namun tak memiliki dokter bedah atas penyakit yang diderita, maka pihak rumah sakit tak bisa memberikan pelayanan.

“Kalau tidak ada dokter bedahnya pada kasus bedah, maka tidak bisa melakukan perawatan. Kecuali sebagai pasien umum karena ranahnya spesialis bedah,” kata Hidayat, melalui pesan Whatsapp, Kamis. 29 Agustus 2019.

                       

Kata Hidayat, aturan tersebut dari BPJS bukan dari pihak RS bersangkutan. Tentunya, itu bukan hanya berlaku di Mubar melainkan se Indonesia. Makanya, langkah yang mesti dilakukan yakni merujuk pasien pada RS yang memiliki dokter spesialis bedah. Misal, pasien RS Mubar dirujuk di RS Muna.

“Seperti itu. Bukan RS yang buat tapi BPJS. Nanti ditanyakan ke sana,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Kesahatan Mubar ini kembali menegaskan, kalau ada kasus seperti itu, pasien yang memiliki kartu BPJS di Mubar tetap juga dilayani. Akan tetapi, berlaku menjadi pasien umum alias membayar.

“Perlu saya jelaskan. ketika ada pasien di rawat di salah satu RS dan pasien tersebut adalah punya kartu BPJS, misalnya dengan kasus bedah dan di RS tersebut tidak ada dokter bedahnya, maka RS tersebut tidak bisa melakukan perawatan kecuali sebagai pasien umum ( BPJS tidak berlaku). Karena ranahnya spesialis bedah. Ini aturan dari BPJS, bukan RS yang buat aturan,” terang Hidayat.

Baca Juga :  Pengungsi Banjir Konawe 18.408 Jiwa, 193 Rumah Hanyut

Maksudnya , meskipun RSUD mubar tidak memberikan pelayanan dengan alasan kalau ada pasien yang ingin di operasi tetapi tidak ada dokternya maka pasien akan di rujuk di RS Raha. Dan di tempat dimana akan dirujuk pasien akan jadi pasien umum.

Sekedar informasi, dokter yang bertugas di RSUD Mubar sebanyak sembilan orang. Terdiri dari 2 orang dokter spesialis, dokter umum 5 orang dan dokter gigi 2 orang.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...