Gedung Baru Kantor Wali Kota Kendari Mulai Dibangun, Telan Rp 250 Miliar

1517
Pembangunan gedung Pemkot Kendari yang baru dimulai pengerjaannya. (Haerun/Inilahsultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Pembangunan pusat perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari di jalan Abdullah Silondae, Mandonga, Kecamatan Mandonga resmi dimulai, Senin 2 Agustus 2019.

Peresmian dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Nahwa Umar, disaksikan Ketua DPRD Kota Kendari sementara Subhan, mantan Wali Kota Kendari Masyhur Masie Abunawas, Kepala Kantor wilayah Bank Indonesia perwakilan Sultra Suharman Tabran, dan kepala OJK perwakilan Sultra M Fedly Nasution dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

- Advertisement -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, tujuan pembangunan gedung baru kantor wali kota, untuk meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di era 4.0 ini, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan pelayanan publik baik itu pelayanan perizinan terpadu, kependudukan dan pencatatan sipil macam KTP, pelayanan PBB, pajak retribusi daerah dan pelayanan lainnya diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di segala bidang.

Gedung baru kantor Wali Kota Kendari ini terdiri dua bangunan. Yakni, gedung podium setinggi lima lantai dan tower setinggi 9 lantai.

Untuk tahap pertama pembangunan dimulai di gedung podium yang berlantai 5. Di sini, diperuntuhkan ruang kerja Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretariat Daerah, ballroom, musala, command center, dan mal pelayanan umum yang moderen dan dilengkapi fasilitas lainnya.

Selain itu, di gedung ini ada parkiran didesain 3 lantai yang diharapkan bisa representatif. Termasuk area komersil atau retail dan roof top sebagai lapangan upacara.

Gedung kedua adalah tower setinggi 9 lantai yang akan digunakan sebagai ruang pelayanan publik, ruang kerja OPD dilengkapi dengan sarana prasrana moderen dan service area.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menjelaskan, pembangunan gedung baru kantor wali kota menelan anggaran sebesar Rp 250 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari.

Proyek ini akan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun dengan luas tanah 6,3 hektare.

“Tahun ini telah diporsikan anggarannya kurang lebih Rp 57 miliar untuk pekerjaan pembangunan struktur gedung podium dan parkirnya serta lapangan upacaranya,” kata Sulkarnain Kadir.

Sulkarnain menyebut, alasan membangun gedung baru ini adalah kondisi gedung dan kontruksi bangunan lama sudah terbilang tua.

Usia gedung ini, sudah puluhan tahun yang merupakan bekas kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Gedung ini sudah cukup lama dibangun sejak 1978 atau 41 tahun silam. Usia bangunan yang sudah sekian lama mengalami penurunan kualitas, dan beberapa bagian juga mengalami kebakaran sehingga tidak representatif lagi pemanfaatannya,” jelasnya.

Konsep pembangunan gedung ini, jelas Sulkarnain, mengacu pada adat kultur Kota Kendari yang multi etnis.

Salah satu model tenunan lokal akan diadopsi dalam ornamen-ornamen di gedung ini.

“Kita gabungkan kultur asli masyarakat Kota Kendari dengan kemajuan teknologi informasi,” jelasnya.

Ia menuturkan, pembangunan gedung ini mengacu pada ulang tahun Kota Kendari yang jatuh setiap 9 Mei

Towernya 9 lantai diambil dari penanggalan dan podiumnya 5 lantai diambil dari bulan Mei.

“Mudah-mudahan ini menjadi tonggak dan semangat bagi seluruh masyarakat Kota Kendari dalam menghadirkan ibu kota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang layak,” harapnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...