Ini Program Strategis AMAN yang Akan Dibiayai dengan Pinjaman Rp 1,1 Triliun

395
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi Sultra mengusulkan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 1,1 triliun.

SMI adalah salah satu BUMN yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Usulan pinjaman itu kemudian diajukan di DPRD Sultra dan hari ini digelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penjelasan Gubernur Sultra Ali Mazi atas dasar usulan pinjaman tersebut.

Dalam sambutannya, pinjaman ini untuk membiayai sejumlah proyek strategis pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN).

Diantaranya, pembangunan jalan Kendari-Toronopia sepanjang 14,60 kilometer.

Menurutnya, kawasan timur Indonesia dalam hal ini Sulawesi merupakan depan Indonesia. Hanya saja, beberapa sumber daya yang ada belum dioptimalkan dibandingkan dengan kawasan barat Indonesia.

“Selama periode pemerintahan kami, ingin meningkatkan kualitas jalan di kawasan ini, untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Dengan pembangunan jalan Kendari-Toronipa, akan menjadi simpul ekonomi baru di sektor pariwisata. Di jalur ini, ada beberapa obyek wisata yang tidak kalah cantiknya. Yakni, Pulau Bokori, Pantai Toronipa dan Labengki di Konawe Utara.

“Pemerintah Pusat tengah gencar pariwisata. Pariwisata Toronipa, pemerintah pusat akan memberikan dukungan,” katanya.

Ia menyebut, Kementerian Pekerjaan Umum memiliki anggaran Rp 500 triliun. Bila dikucurkan di Sultra sekitar Rp 1 sampai Rp 2 triliun untuk pembangunan infrastruktur penopang pariwisata maka pertumbuhan ekonomi bisa meningkat.

Untuk itu, pinjaman untuk pembangunan infrastruktur jalan sebagai pemancing anggaran PU yang begitu besar.

“Wisatawan domestik dari luar Kendari, tidak perlu berwisata di tempat lain,” katanya.

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi di Sultra akan terus meningkat seiring banyaknya pekerja dari luar. Salah satu contohnya adalah pusat industri di Konawe yang menyerap tenaga kerja sekitar 15 ribuan orang.

“Mereka akan libur di sana sini. Dari pada libur di Makassar, kita datangkan mereka di Toronipa,” bebernya.

Proyek kedua yang akan dibiayai melalui utang itu adalah pembangunan rumah sakit jantung dan pembuluh darah bertaraf internasional.

Rumah sakit 17 lantai ini akan terintegrasi dengan hotel dan pusat perbelanjaan.

“Untuk pembangunan 2019 menggunakan APBD Sultra. Sisanya melalui pinjaman daerah,” ujarnya.

Proyek ketiga adalah pembangunan perpustakaan bertaraf internasional. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan pelajar di Sultra.

“Agar kita bisa bersaing dengan daerah lain. Mudah-mudahan, pembangunan perpustakaan bertaraf internasional ini, sumber daya manusia di Sultra semakin baik dan meningkat,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...