Satu Tahun AMAN : Launching Dua Mega-Proyek Monumental Tanpa Lukman

437
 

Kendari, Inilahsultra.com – Usia pemerintahan pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas berumur setahun, esok, 5 September 2019.

Namun, hubungan keduanya cenderung tak seirama. Dalam sepekan, Gubernur Sultra Ali Mazi tuntas melaunching dua mega-proyek yang kelak menjadi ikon sejarah pembangunan duet AMAN di Bumi Anoa. Namun, proyek itu diresmikan tanpa kehadiran Lukman Abunawas.

- Advertisement -

Pertama adalah RS Jantung Internasional berlokasi di eks RSUD Provinsi Sultra lama. Peletakkan batu pertama rumah sakit berlantai 17 dilakukan Gubernur Sultra Ali Mazi disaksikan sejumlah Forkopimda Sultra pada 28 Agustus lalu.

Selain didesain anti gempa, RS Jantung Internasional pertama di Sultra ini disebut memiliki fasilitas modern layaknya hotel berbintang.
Diantaranya adalah tambahan fitur kolam renang.

Fasilitas kolam renang, kata Ali Mazi akan menjadi daya tarik RS Jantung Internasional yang telah lama digagas Politikus NasDem tersebut.

“Sarana Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah akan dilengkapi berbagai fasilitas modern. Ada rehab medis sampai kolam renang pun ada,” ujarnya.

RS jantung yang menjadi bagian implementasi program Sultra Sehat digagas duet AMAN, kata Ali Mazi didesain dengan konstruksi 17 lantai.

Namun, untuk tahap awal pembangunan konstruksi rumah sakit yang akan dituntaskan sebanyak 4 lantai. Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra, Pahri Yamsul mengatakan tahun 2019, anggaran APBD diporsikan untuk program fasilitas kesehatan itu mencapai Rp 95 miliar.

“Kita berharap semua berjalan sesuai rencana. AMDAL tidak ada masalah. Begitu juga AMDAL Lalin. Bangunan RS ini dirancang anti gempa. Selain dari APBD ada sumber dana lain diupayakan demi percepatan rumah sakit jantung,” ujar Pahri Yamsul.

Rumah Sakit Jantung Internasional tersebut dibangun di atas eks lahan rumah sakit provinsi Sultra lama. Dimana luas lahan mencapai 5 Ha.

Kedua, proyek jalan wisata Kendari – Toronipa bernilai Rp 1,1 Triliun. Eksekusi pembangunan fisik infrastruktur penunjang pariwisata itu mulai digarap 3 September 2019. Hal tersebut ditandai dengan acara seremoni peletakkan batu pertama yang dipimpin langsung Ali Mazi.

Tahap awal pembangunan jalan Kendari Toronipa yang mengambil start di depan vila pribadi Ali Mazi menelan anggaran Rp 144 miliar APBD Sultra Tahun 2019. Dana itu bakal membiayai 2,1 Km tahap satu mega proyek tersebut dari total target lintasan 14 Km.

Ketua DPRD Sultra, Abdurahman Saleh, Wali Kota Kendari, Sulkarnain hingga Bupati Konawe, Kery S Konggoasa ikut hadir memberi suport atas pencanangan mega proyek itu.

Baik Abdurrahman Saleh maupun Sulkarnain, memang tak pernah absen dari kegiatan seremoni penting Ali Mazi. Saat peletakkan batu pertama RS Jantung Internasional, keduanya kompak tampil memberi suport.

Sulkarnain dan Politikus PAN, Abdurahman Saleh sendiri kerap mendapat pujian dari Ali Mazi atas dukungan penuh terhadap program unggulan dicanangkan politikus NasDem itu.

Sanjungan bahkan tak segan dilontarkan suami Agista Ariany itu untuk Ketua DPRD Sultra sebagai bentuk apresiasi. Seperti saat peletakkan batu pertama Jalan Wisata Kendari Toronipa. Ali Mazi kembali melempar sambutan spesial pada Abdurahman Saleh.

“Ketuk ketuk palu di tangan beliau. Kalau berat diketok bisa batal (proyek Jalan Wisata Kendari-Toronipa). Kalau ada ketua (Abdurahman Saleh) cepat-cepat panjant kelapa muda,” seloroh Ali Mazi saat menyampaikan sepatah kata sebelum ground breaking akses wisata Kendari-Toronipa.

Kontras, rekan duet Ali Mazi, Lukman Abunawas justru nyaris tak terlihat. Belum diketahui pasti penyebab alpanya 02 Sultra itu pada dua momen sakral launching dua proyek spektakuler AMAN.

Hubungan keduanya memang acapkali dirumorkan tidak begitu harmonis. Lukman Abunawas sendiri kini dikabarkan tengah mempolisikan oknum LSM karena fitnah tandatangan palsu Gubernur Sultra yang dialamatkan pada dirinya.

Diwawancarai awak media Ali Mazi menolak membahas terkait aksi Lukman Abunawas tersebut.

Untuk diketahui Ali Mazi sengaja mengebut eksekusi program monumentalnya sebelum 5 September 2019. Tanggal tersebut merupakan momen setahun Ali Mazi-Lukman Abunawas dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023.

Pemprov Sultra dikabarkan akan melakukan expose akbar atas satu tahun pemerintahan AMAN pada 5 September. Pada event tersebut pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas bakal memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...