163 Mahasiswa Unidayan KKN-P di Buton

72
Serah terima mahasiswa KKN-P Unidayan, Senin 9 September 2019.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sebanyak 163 mahasiswa Universitas Dayahu Ikhsanuddin (Unidayan) angkatan ke 39 melakukan Kuliah Kerja Nyata-Plus (KKN-P) di Kabupaten Buton. KKN-P ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Wakil Rektor II Unidayan Laode Ramdan memjelaskan, kegiatan KKN-P dilaksanakan dua kali dalam setahun. Kegiatan KKN-P kali ini tidak lagi berorientasi kepada pekerjaan fisik melainkan fokus pada pemberdayaan masyarakat.

- Advertisement -

“Mencari solusi masalah yang terjadi di masyarakat. Ini wahana mencari pengetahuan dan agar pemerintah daerah bisa membina,” harapnya saat penerimaan mahasiswa KKN-P Unidayan, Senin 9 September 2019.

Bupati Buton La Bakry mengatakan, pemerintah daerah percaya pada kecerdasan para mahasiswa yang melakukan KKN-P. Para mahasiswa dipercaya dapat mengambil alih kegiatan pemerintahan di desa dan mampu menyesuaikan diri.

                       

“Para mahasiswa pengganti kami nanti, namun harus punya bekal yang bisa diandalkan apalagi saat ini memasuki dunia yang serba canggih,” ujarnya.

Nantinya, kata dia, mahasiswa akan mewarisi aparatur pemerintah daerah, walaupun tantangan semakin berat kedepan. Pasalnya, saat ini dihadapkan dengan zaman yang serba teknologi dan canggih.

“Kita harus menjadi pencipta lapangan kerja, menjadi orang yang mandiri. Harapan saya jangan berfikir jadi PNS, sekalipun saat ini kami butuhkan 800 guru tapi formasi dari pusat sangat minim,” pesannya.

Dia berharap, para mahasiswa bisa mengevaluasi kinerja yang ada di desa. Sehingga pemerintah daerah bisa melakukan perbaikan disegala sektor agar pemerintah daerah dapat terbantu dengan informasi mahasiswa. Utamanya apa yang menjadi kendala di desa.

Para mahasiswa yang mengikuti KKN-P akan tinggal pada 3 desa di Kecamatan Siontapina dan 13 desa di Kecamatan Lasalimu Selatan. Para mahasiswa ini berasal dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Sospol), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakuktas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas), dan Fakultas Pertanian.

Baca Juga :  Soal Kasus Plagiat, Para Guru Besar UHO Gelar Jumpa Pers

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdaniah

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...