PKS Belum Setor Nama Ketua Defenitif DPRD Kota Kendari

108
sumber (foto) : news.okezone

Kendari, Inilahsultra.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mengusulkan nama calon Ketua DPRD Kota Kendari definitif ke sekretariat DPRD.

Sekretaris DPRD Kota Kendari Asni Bonea mengatakan, yang sudah menyerakan surat keputusan (SK) untuk unsur pimpinan wakil ketua DPRD itu dari Partai Golkar atas nama La Ode Muh Inarto, dan Partai Amanat Nasional (PAN) Samsuddin Rahim.

- Advertisement -

Sementara PKS sebagai partai yang mendapat suara dan kursi terbanyak dan berhak menduduki kursi ketua DPRD Kota Kendari sampai saat ini belum menyerakan SK untuk unsur pimpinannya.

“Kita tunggu saja mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah masuk SK untuk ketua defenitif,” kata Asni Bonea di ruang kerjanya, Senin 9 September 2019.

                       

Apakah ada batas waktu untuk penyerahan SK unsur pimpinan ini, Asni Bonea menjelaskan, tidak ada batasan waktu untuk mengatur penyerahan. Akan tetapi Sekretariat DPRD sudah melayangkan surat kepada parpol guna mendapatkan unsur pimpinan termasuk permintaan SK kepada PKS.

“Kemarin itu kita sudah bersurat kepada PKS permintaan untuk menyerakan SK Ketua defenitif DPRD Kota Kendari. Jadi untuk unsur pimpinan defenitif belum bisa diproses karena belum masuk semua SK dari parpol,” jelasnya.

Ketua sementara DPRD Kota Kendari Subhan mengatakan, untuk penetapan ketua DPRD defenitif masih menunggu penyerahan surat unsur pimpinan defenitif dari PKS, PAN, dan Partai Golkar.

“Ketua sementara akan memproses penetapan pimpinan DPRD defenititif. Setelah tiga partai ini sudah memasukan SK unsur pimpinan,” jelasnya.

Subhan menjelaskan, PKS memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan unsur pimpinan.

“Saya tidak tahu pasti apa kendalanya, karena itu tanggung jawab partai. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada ketua defrnitif dan kita akan tetpakan dalam rapat paripurna,” tutupnya.

Baca Juga :  Buntut Usulan PAW Anggota DPRD Kendari, Dua Terancam, Satu Selamat

Untuk diketahui, PKS berhak mendapatkan atau menduduki
kursi Ketua DPRD Kota Kendari periode 2019-2024 karena meraih suara terbanyak pertama dengan mendapatkan 7 kursi.

Partai Golkar suara berhak mendapatkan kursi Wakil Ketua I sebagai suara terbanyak kedua dengan 5 kursi, dan PAN mendapatkan kursi Wakil Ketua II mendapatkan 5 kursi dan kalah jumlah suara dari Partai Golkar.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...