Akhir Perjalanan La Ebong, dari Tentara Gadungan, Tipu Perempuan Hingga Curi Handphone

2166
La Ebong saat diamankan polisi.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Sepak terjang La Ebong atau Muhammad Aldi (21) sebagai tentara dan polisi gadungan berakhir Selasa 17 September 2019.

-Advertisements-

Pria asal Muna ini diringkus Buser 77 Satreskrim Polres Kendari karena kasus pencurian handphone.

Selain menjadi TNI gadungan, La Ebong juga sering menipu wanita dan kerap melakukan penipuan.

Terduga pelaku diringkus di kawasan gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kota Kendari, Selasa 17 September 2019 sore.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu stel seragam militer, uang senilai Rp 1 juta dan handphone.

Penangkapan itu dibenarkan, Kapala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan.

Sementara itu, pelatih karate, Amril mengaku, La Ebong pernah datang ke tempat latihan atlet karate di Taman Kota pada Minggu lalu. Kebetulan, waktu itu para atlet tengah berlatih menuju persiapan Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sebelum latihan itu dimulai, salah satu anak didiknya berswafoto dengan pelaku. Setelah itu, handphone disimpan dalam tas.

“Saat itu dia (pelaku) ada di sana, kayaknya sudah mengetahui tas mana saja yang ada Hp. Setelah mengambil Hp, orang itu sempat pamit,” jelas Amril, Selasa 17 September 2019.

Namun, aksi La Ebong terekam dalam video saat latihan, waktu membuka tas anak didiknya. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan La Ebong ke polisi.

Berdasarkan informasi yang peroleh dari rekan korban, La Ebong pernah ikut latihan karate di perguruan lain di Kabupaten Muna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, terduga pelaku sudah tiga kali memperdayai korbannya. Rata-rata korbannya perempuan, dengan bermodalkan pakaian loreng terduga pelaku ini kerap mengaku sebagai anggota TNI.

Namun seperti pepatah, sepintar apa pun tupai melompat pasti jatuh juga. Begitu lah La Ebong, dari jadi polisi gadungan, memperdaya perempuan dan mencuri handphone. Akhirnya dilakban Buser 77. Lakban.

Penulis : Onno

Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...