HPI DPC Kota Kendari Siap Luncurkan Guide Information Online

46
Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kota Kendari menggelar Rapat Kerja Cabang 1 bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat 20 September 2019. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kota Kendari menggelar Rapat Kerja Cabang 1 bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat 20 September 2019.

Kegiatan ini turut dihadri Kepala Bidang Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, dan Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Kota Kendari.

- Advertisement -

Dalam rapat tersebut, menghasilkan sejumlah poin penting dalam program kerja DPC HPI Kota Kendari.

Ketua DPC HPI Kota Kendari Ahmad Nizar mengaku, sejumlah program internal maupun eksternal organisasi dilahrikan dalam rapat tersebut. Diantaranya, pembuatan database guide wisata yang ada di Kota Kendari, sinergitas kerja pramuwisata Kota Kendari dengan perda pramuwisata yang telah dirancang Pemerintah Provinsi Sultra melalui dinas pariwisata, penerapan kartu anggota guide resmi yang dibawahi Himpunan Pramuwisata Indonesia.

                       

Terkait pembentukan database guide wisata, Ahmad Nizar mengaku, ia akan membuat sistem yang terintegrasi dengan kebutuhan wisatawan tidak hanya sekadar data guide resmi semata.

“Ya memang bulan ini saya akan meluncurkan webiste resmi DPC HPI Kota Kendari, yang di dalamnya akan menampilkan database guide wisata Kota Kendari yang bisa diakses oleh siapa pun, baik travel agent maupun calon wisatawan. Disamping itu sejumlah informasi kepariwisataan akan selalu diupdate melalui website ini termasuk cerita para guide di lapangan bersama wisatawan atau group yang mereka dampingi,” kata Ino, sapaan akrab ketua DPC HPI Kota Kendari kepada Inilahsultra.com.

Lebih lanjut Ino menjelaskan, sebagian orang memang belum banyak mengetahui apa itu pramuwisata. Sehingga, melalui lembaga DPC HPI Kota kendari khususnya wilayah Kendari dan sekitarnya akan mencoba memberikan sosialisasi kepada publik seperti apa positioning pramuwisata itu sendiri dalam dunia kepariwisataan.

Baca Juga :  Haliana Siap Kembali Jadi Penantang Arhawi di Pilkada Wakatobi 2020

Pramuwisata Indonesia resmi dilindungi undang-undang terkait kepariwisataan yang tertuang dalam UU Pariwisata Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Mereka bekerja sesuai kode etik profesi. Sehingga, sewajarnya jika aturan kepramuwisataan diterapkan dengan tegas khususnya di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya.

“Sehingga wisatawan yang masuk ke Kota Kendari benar-benar mendapatkan pelayanan kepemanduan dari orang-orang yang berkompeten di bidangnya dalam hal ini guide wisata dan terdaftar di asosiasi tingkat daerah sebagai kekuatan pertanggungjawaban profesi selain kompetensi pribadi,” jelasnya.

“Menjadi guide wisata bukan hanya mampu memberi pelayanan mengantar tamu, menceritakan soal temapt wisata semata, namun banyak hal-hal detail yang harus dimiliki seorang guide wisata terkait pelayanan wisatawan dengan karakter berbeda-beda baik dari performa hingga intelegensi,” pungkas Ino.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...