Curi Dua Unit Motor, Pengangguran di Bawah Umur Ditangkap Polisi

428
Anak di bawah umur ditangkap karena mencuri motor. (Istimewa)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Seorang warga Desa Wawouru, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), berinsial OS alias OW (15) ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan (Konsel), lantaran mencuri dua unit sepeda motor.

-Advertisements-

Pria pengangguran ini sempat bersembunyi dari kejaran polisi, setelah lama dilakukan penyelidikan.
Senin 23 September 2019 sekira pukul 14.30 WITa, tersangka berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Wonuakongga, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel.

Kasat Reskrim Polres Konsel, IPTU Fitrayadi menjelaskan, tanggal 4 Juni 2019 lalu, salah satu korban sudah melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Konsel, tentang kehilangan motor merek Yamaha Jupiter MX.

Hilangnya motor tersebut, saat korban menghadiri acara makan malam di rumah tetangga, kejadiannya sebelum hari Raya Idulfitri.

“Korban parkir motor didepan rumahnya, saat korban masuk kedalam rumah kunci masih terpasang di motor. Tiba-tiba tersangka datang dan mengambil motor milik korban dan membawa kabur,” ucap Fitrayadi kepada Inilahsultra.com, Senin 23 September 2019 malam

Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Muna ini, korban kedua sudah melaporkan juga di Polres Konsel sesuai nomor Laporan Polisi Nomor 81 tertanggal 12 September 2019, korbannya seorang warga di Desa Wawouru, Kecamatan Palangga. Tersangka mencuri motor Honda CB 150R milik korban kedua.

“Awalnya dia (korban) memarkir kendaraanya di samping jalan raya dan kunci motor masih tertancap di motor, tersangka kebetulan ada di situ langsung membawa kabur motor milik korban kedua,” ujarnya.

Masih kata Fitrayadi, saat ini barang bukti sudah diamankan di Polres Konsel. Kata dia, kasus ini masih akan dikembangkan

“Terkait kasus ini, kami masih melakukan pengembangan. Apakah ada tersangka lain atau tidak,” bebernya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menyiapkan pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4 Kitap Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

Mengingat tersangka masih di bawah umur, maka proses penyidikannya tetap mengacu kepada UU No. 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...