Rektor Polisikan Mahasiswa Pelaku Pengrusakan Rektorat UHO

692
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Bagian Barang Milik Negara Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Universitas Halu Oleo, La Ode Hasan, didampingi kuasa hukum Rektor Universitas Halu Oleo, Selasa, 24 September 2019 mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara. Kedatangan tim kuasa hukum UHO ini dalam rangka melaporkan tindak pidana pengrusakan gedung Rektorat saat aksi demonstrasi kemarin.

Mereka menyebut aksi pengrusakkan diduga dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tergabung dalam KBM UHO Menggugat.

- Advertisement -

“Selasa, 24 September 2019, kami telah melapor ke Polda Sultra terkait dengan tindak pidana pengrusakan gedung rektorat Universitas Halu Oleo yang dilakukan secara bersama-sama saat aksi demonstrasi. Laporan kami tercatat dengan Laporan Polisi Nomor : NO. POL : LP/470/IX/2019/SPKT POLDA SULTRA dan tanda Bukti Lapor Nomor : TBL/294/IX/2019/SPKT POLDA SULTRA” jelas Anggota Tim Kuasa Hukum Rektor UHO, Sitti Aisah Abdullah dalam rilis pers disampaikan pada Inilahsultra.com, Rabu 25 September 2019.

Pengrusakan gedung Rektorat UHO terjadi pada Senin, 24 September 2019. Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITa.

Kala itu, kata Aisah, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam KBM UHO Menggugat melakukan aksi demonstarsi dengan tuntutan pencabutan Keputusan Rektor Universitas Halo Oleo Nomor 2404/UN29/SK/KU/2019 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Universitas Halu Oleo.

Selanjutnya Rektor Universitas Halu Oleo, Muhammad Zamrun Firihu menemui mahasiswa yang melakukan demonstrasi. Sempat terjadi dialog antara rektor dan mahasiswa.

Merasa tidak puas dengan apa yang disampaikan rektor, para demonstran terlibat bentrok dengan pengamanan kampus hingga berakhir dengan pelemparan gedung rektorat.

Adapun objek atau benda yang mengalami kerusakan adalah Ruang Sub Bagian Humas UHO lantai 1 Gedung Rektorat UHO, Ruang Penyimpanan Sound System Sub Bagian Rumah Tangga lantai 1 Gedung Rektorat UHO.

Berikutnya Ruang Lembaga Pengembanagn dan Penjamin Mutu Pendidikan (LPPMP) UHO lantai 2 gedung Rektorat UHO, ruang Lembaga Pengembangan Sistem Informasi (LPSI) lantai 2 gedung Rektorat UHO, ruang UPT Kearsipan UHO lantai 1 gedung Rektorat UHO, pintu masuk gedung Rektorat, pintu keluar gedung Rektorat.

Kendaraan tak luput dari amukan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa hari itu. Beberapa unit kendaraan dilaporkan rusak antara lain 1 (satu) unit mobil dinas Ketua Senat UHO dengan Nomor Polisi DT 1435, 1 unit mobil merek Honda BR-V dengan Nomor Polisi DT 1577 QE milik Sekretaris Lembaga Pengembanagn dan Penjamin Mutu Pendidikan (LPPMP) UHO atas nama Saifuddin, 1 unit mobil Honda Brio DT 1028 ME milik Kepala Sub Bagian Perencanaan atas Nama La Ode Nur Zain Maaruf Mahdy, 1 unit mobil Toyota avanza DT. 1504 ME milik Kepala UPT Kearsipan UHO, Sitti Aisah Abdullah, Gapura Gedung Rektorat, kaca ruangan staf rektor lantai 4 gedung Rektorat UHO.

Setelah menerima laporan atas pengrusakan gedung rektorat dan sejumlah kendaraan, Tim Penyelidikan Polda Sultra, Selasa, 24 September sekitar pukul 14.30 Wita langsung mendatangi dan melakukan identifikasi di gedung Rektorat UHO.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi pengrusakan langsung diamankan di Mapolda Sultra.

Untuk melaporkan kasus ini, Rektor Universitas Halu Oleo telah memberikan Surat Kuasa Khusus kepada Tim Bantuan Hukum Universitas Halu Oleo dengan Ketua Tim, Dr Herman, SH LLM, Syahbudin, SH MH, Heryanti SH, MH, Lade Sirjon, SH LLM dan Sitti Aisah Abdullah, SH MH.

“Kami telah melapor resmi ke Polda, siapa pun pelaku pengrusakan gedung Rektorat Universitas Halu Oleo harus diberi sanksi sesuai dengan perbuatan pidana yang dilakukannya, apalagi yang menjadi korban dalam hal ini adalah Negara (Universitas Halu Oleo), kerugian keuangan negara yang dialami oleh Universitas Halu Oleo kurang lebih Rp. 300.000.000 (300 juta rupiah)”, jelas Sitti Aisah Abdullah.

Penulis : Siti Marlina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...