
Kendari, Inilahsultra.com – Mahasiswa Teknik UHO Kendari, Yusuf Karhawi (19) salah satu korban aksi demonstran penolakan revisi UU KPK dan KUHP di depan Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 26 September 2019.
Sebelumnya, mahasiswa asal Kabupaten Muna ini, dilarikan di Rumah Sakit dr Ismoyo karena mengalami luka parah pada bagian kepala, sehingga korban dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas Kendari.
Direktur Rumah Sakit Bahteramas, dr Sjarif Subjakto mengatakan, korban mengalami pendarahan dikepala.
“Korban pendarahan dikepala, makanya kita panggil dokter bedah untuk menghentikan darahnya. Maka dilakukan operasi untuk menghentikan pendarahan dikepala,” ucap dr Sjarif Subjakto saat ditemui awak media di RS Bahteramas, 27 September 2019 dini hari.
Kata Sjarif Subjakto, korban baru saja meialani operasi dan operasinya berjalan lancar. Saat ini dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) kondisinya belum sadarkan diri.
“Dia (korban) masih membutuhkan darah. Alhamdulillah, Tiga Anggota Korem 143 Haluoleo sudah mendonorkan darahnya,” sambungnya.
Saat ini ada lima kantong darah, tiga dari TNI dua kantong dari adik-adik mahasiswa. Kondisi korban kepala dalam keadaan tertutup.
“Saat ini empat kantong darah sudah siap,” tutupnya.
Penulis : Onno




