Pelarian Panjang Dukun Cabul, Diciduk Tanpa Perlawanan

1973
Tersangka pencabulan, LM (Inisial).

Kendari, Inilahsultra.com – Seorang dukun di Desa Damai Laborona Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara (Butur) diciduk anggota Polsek Bonegunu, Sabtu 28 September 2019. Dukun bernama LM ditangkap dengan tuduhan pencabulan.

Kapolsek Bonegunu, Ipda Narton mengatakan, tersangka ditangkap di Desa Labunti Kabupaten Muna. Saat itu yang bersangkutan masih berada di kediaman keluarganya.

- Advertisement -

“Kita sudah amankan di Polres Muna,” kata Narton via WhatsApp, Minggu 29 September 2019.

Dalam peristiwa itu, korbannya adalah WS (Inisial). Ibu Rumah Tangga (IRT) itu sendiri yang melaporkan tersangka ke Polsek Bonegunu dalam peristiwa yang terjadi pada malam hari tanggal 30 Desember 2018 lalu.

                       

Peristiwa itu berawal saat pelaku menelepon suami korban, RS (Inisial) yang hendak dimandikan bersama korban untuk keperluan ritual. Sehingga korban bersama suaminya datang ke kediaman pelaku.

Selanjutnya, pelaku menyuruh korban memakai sarung kemudian mengajak korban ke kamar mandi untuk dimandikan.

Saat berada dalam kamar mandi itulah pelaku memaksa korban membuka sarung lalu meremas payudara serta meraba kemaluan korban dengan menggunakan tangan.

Karena tidak terima, korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bonegunu. Beberapa hari setelahnya atau dalam bulan Januari 2019.

“Dan Polsek Bonegunu melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dilapangan,” ungkap Narton.

Namun, saat hendak menaikan status dari penyelidikan menjadi penyidikan, tersangka melarikan diri ke Kabupaten Selayar. Nanti pada pertengahan September 2019 ini, Polsek Bonegunu mendapat informasi bahwa tersangka sudah berada di Kabupaten Muna tepatnya di Desa Labunti.

Berbekal informasi itu, Polsek Bonegunu kembali melakukan penyelidikan mengenai tempat tinggal tersangka. Hingga akhirnya, Sabtu pagi 28 September 2019, anggota Polsek Bonegunu melakukan penangkapan terhadap tersangka dirumah keluarganya di Desa Labunti.

Baca Juga :  Terlibat Tawuran, Puluhan Siswa di Buton Diamankan

“Saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan di Polres Muna. Pasal yang dipersangkakan pasal 289 subsider pasal 290 ayat 1 KUHPindana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” terang Narton.

Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...