Kemenkumham Juga Usut Kematian Randi dan Yusuf

858
Kanwil Kemenkumham Sultra Sofyan saat menemui mahasiswa Teknik se-Sulawesi Tenggara tentang pengusutan penembakan Yusuf dan Randi.

Kendari, Inilahsultra.com – Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Teknik se-Sulawesi Tenggara menggelar aksi di Kantor Ombudsman Republik Indonesia dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra, Senin (30/9/2019).

Koordinator Lapangan Rahmat Manangkiri menyebut, kematian Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi harus segera diusut tuntas. Sebab, keduanya meninggal karena diterjang peluru aparat.

- Advertisement -

“Ini merupakan kejahatan HAM dan harus diusut tuntas,” desaknya saat menggelar aksi di Kantor Kanwil Kemenkumham Sultra.

Menurutnya, lembaga di luar polisi harus ikut turun mengawal kasus ini. Diantaranya, Ombudsman dan Kemenkumham.

Sebab, kata dia, polisi akan sulit dipercaya dengan investigasinya karena melibatkan aparatnya sendiri dalam kasus kematian Randi dan Yusuf.

Terhadap desakan itu, Kanwil Kemenkumham Sultra Sofyan menyebut, pihaknya sudah membentuk tim sejak bentrokan berdarah terjadi.

“Kami ikut berbela sungkawa atas wafatnya kawan kita Yusuf dan Randi. Kami sudah tindak lanjuti dan membentuk tim,” kata Sofyan.

Ia mengaku, pihaknta telah menyurat ke Polda Sultra meminta keterangan secara rinci penembakan Randi dan meninggalnya Yusuf.

“Ini ada proses teman-teman semua. Kita tinggal tunggu dari kepolisian. Kami sudah menyurat dan ditujukan ke menteri saya, ke kapolri dan polda,” tuturnya.

Sofyan mengaku, sudah menjadi kewajiban lembaganya melindungi HAM.

“Kami berjanji akan ikut mengusut kasus ini. Mudah-mudahan kita tidak khianat. Apa pun informasinya nanti, ruang kami terbuka dan tidak ada ditutupi,” tuturnya.

Terhadap pembentukan tim investigasi independen, Kemenkumham siap bergabung dan bekerjasama dengan Ombudsman.

Penulis : Ono

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...