Minta Aparat Tidak Represif, Mahasiswa Bagikan Bunga ke Polisi

307
Mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO Kendari membagikan bunga kepada kepolisian.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) berorasi di Mako Polda Sultra, Selasa 1 Oktober 2019, sekira pukul 09.00 WITa.

-Advertisements-

Aksi mereka memberi waktu kepada Polda Sultra 3×24 jam untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di depan Kantor DPRD Sultra, pada Kamis 26 September 2019 lalu.

Koordinator aksi, Alwin Wahyudin meminta kasus penembakan yang mengakibatkan meninggalnya sahabat mereka Randi yang meninggal pada 26 September 2019 lalu, dihukum seadil-adilnya.

“Kami juga minta Kapolda Sultra mencopot Kapolres Kendari yang telah lalai dalam mengamankan aksi di wilayahnya,” terangnya.

Akibat kelalaianya, mengakibatkan dua orang mahasiswa UHO meninggal dunia.

Massa aksi ditemui oleh Dir Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo. Ia bilang, saat ini tim investigasi tengah bekerja mengusut pelaku penembakkan Randi.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa, mahasiswa membagi-bagikan setangkai bunga kertas kepada polisi. Hal ini sebagai bentuk peringatan agar polisi dalam menangani aksi mahasiswa tidak represif dan menggunakan kekerasan. Setelah menggelar demo dan bagi-bagi bunga, mahasiswa meninggalkan Polda Sultra dengan tertib.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...