Penandatanganan NPHD Anggaran Pilkada 7 Daerah Rampung, Ini Rinciannya

722
Rincian anggaran pilkada tujuh daerah di Sultra. (Foto KPU Sultra)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah daerah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tujuh daerah di Sultra telah menyelesaikan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) anggaran pilkada 2020.

-Advertisements-

Daerah pertama menandatangani NPHD adalah Konawe Kepulauan pada Senin 30 September 2019. Lalu disusul Konawe Utara di hari yang sama.

Selanjutnya, Konawe Selatan juga menggelar penandatanganan NPHD pada pukul 16.00 WITA, Buton Utara pada malam pukul 19.30 WITA.

Sementara tiga kabupaten lainnya, Wakatobi, Kolaka Timur dan Muna, menandatangani NPHD pada 1 Oktober 2019.

“Dengan demikian, KPU telah siap menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2020 yang tahapannya dimulai sejak Tahun 2019 ini. Terimakasih atas kerjasama dan dukungan pemerintah daerah dan DPRD masing-masing kabupaten yang melaksanakan Pilkada 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib, Selasa 1 Oktober 2019.

Ia berharap, Pilkada dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan makin berkualitas.

“Saya ucapkan selamat bekerja untuk tujuh KPU kabupaten menyelenggarakan Pilkada serentak 2020 dengan tetap mengedepankan kerja-kerja profesional, mandiri dan berintegritas, serta mohon doa dan dukungan stakeholders lancar dan tertibnya penyelenggaraan pilkada serentak 2020,” harapnya.

Ia menjelaskan, pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota Tahun 2020 yang dilaksanakan secara serentak pada pada 270 daerah merupakan program prioritas Nasional yang menjadi tanggung jawab bersama bagi seluruh pemangku kepentingan, sehingga pemerintah daerah berkewajiban mendukung penyelenggaraan kegiatan pemilihan.

Berdasarkan ketentuan Pasal 166 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota menjadi Undang-Undang, pendanaan kegiatan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota Tahun 2020 dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dilaksanakan melalui tahapan pengelolaan kegiatan pemilihan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, ditetapkan bahwa Tahapan, Program dan Jadwal pelaksanaan pemilihan Tahun 2020 dimulai pada Tahun 2019.

Untuk memastikan pendanaan kegiatan pemilihan bupati/wali kota tahun 2020 yang tahapan, program dan jadwal pelaksanaan pemilihan Tahun 2020 dimulai pada Tahun 2019, pemerintah daerah memperhatikan hal-hal:

Mengalokasikan anggaran kegiatan pemilihan bupati/wali kota yang anggarannya dibebankan dalam APBD TA 2019 dan APBD TA 2020 dengan jumlah yang cukup dalam bentuk hibah.

Berdasarkan kesepakatan bersama atas hasil pembahasan usulan kegiatan pemilihan bupati/wali kota, dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan ditandatangani bersama oleh bupati/wali kota dengan Ketua KPU kabupaten/kota dan Ketua Bawaslu kabupaten/kota paling lambat tanggal 1 Oktober 2019.

Berdasarkan data yang diperoleh dari KPU Sultra, mayoritas anggaran yang di-NPHD-kan mengalami penurunan dari yang diusulkan sebelumnya.

Butur mengusulkan Rp 30,5 miliar namun disetujui Rp 25,3 miliar. Konkep mengusul Rp 30,6 miliar disetujui Rp 23,6 miliar. Konsel, diusul Rp 65,2 miliar turun menjadi Rp 45,8 miliar.

Koltim diusul Rp 42,8 miliar dan disetujui Rp 31,1 miliar. Konut, Rp 37,3 miliar yang diusul disetujui Rp 36,8 miliar. Muna, diusul Rp 46,9 miliar disetujui Rp 37,2 miliar. Wakatobi diusul Rp 32,3 miliar disetujui Rp 28 miliar.

Penulis : Harkila

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...