Sudah Sepekan, Investigasi Tertembaknya Randi dan Yusuf Belum Terungkap

828
Almarhum Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Tabir meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari belum juga tersingkap. Padahal, Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) menghembuskan napas terakhir sudah sepekan, Kamis 26 September 2019.

-Advertisements-

Besok, berdasarkan ritual orang Muna, akan dilaksanakan tujuh hari kedua almarhum.

Tim investigasi Mabes Polri hingga saat ini masih bekerja. Kepada awak media, tim meminta publik untuk bersabar.

“Kita akan ungkap secepatnya,” kata Karo Provos Direktorat Provesi dan Pengamanan (Dit Propam) Mabes Polri Brigjen Hendro Pandowo ditemui di Mapolda Sultra, Kamis 3 Oktober 2019.

Ia menyebut, tim investigasi telah menetapkan enam orang anggota polisi di jajaran Polda Sultra dan Polres Kendari sekadar berstatus terperiksa atas meninggalnya Randi dan Yusuf.

Keenam anggota polisi itu, beber dia, berinisial DK, GM, MI, MA, H dan E. Ia menyebut, DK merupakan perwira di Polres Kendari.

“Limanya adalah bintara. Kebetulan mereka ini dari jajaran tertutup, intel dan reserse,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, keenam polisi ini sedang kita lakukan pemeriksaan apakah masuk dalam sprint pengamanan unjuk rasa atau tidak.

Ia menyebut, pelanggaran SOP dimaksud terhadap keenamnya adalah terbukti membawa senpi saat pengamanan unjuk rasa.

Randi tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO Kendari. Sedangkan Yusuf tercatat sebagai mahasiswa Program Pendidikan Vokasi (PPV) D-3 Teknik Sipil UHO Kendari.

Keduanya telah dimakamkan di kampung halamannya. Randi di Desa Lakarinta Kecamatan Loghia Kabupaten Muna. Sedangkan Yusuf dikebumikan di Desa Laimpi Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...