Gedung Baru Bertaraf Internasional, Hadiah Milad UMK ke 18

110
Peresmian gedung baru UMK yang dirayakan bersamaan Milad UMK ke-19. (Harkila/Inilahsultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Pada 2019 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah genap berusia 18 tahun.

Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) yang didirikan pada 30 Agustus 2001.

Advertisements
- Advertisement -

Pada Rabu 9 Oktober 2019, UMK merayakan milad ke XVIII, yang diselenggarakan digedung Baru berlantai 5, di Lorong Cendana, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Serangkaian perayaan ini turut dihadiri Pemerintah Kota Kendari yang diwakili Sekda Kota Kendari Nahwa Umar.

Nahwa Umar mengaku, Pemkot Kendari merasa terbantu dengan kehadiran UMK dalam hal kajian dan penelitian dalam pembangunan kota.

“Kami mendukung dan mensuport dengan adanya gedung ini, yang gaya dan kemewahanya bisa bersaing dengan kampus lain. Ini bertaraf nasional dan ini satu-satunya Kampus yang di Sulawesi Tenggara yang memilki fasilitas lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMK Amir Mahmud mengatakan, setiap tahunya kampus ini selalu merayakan milad yang biasanya dirangkaikan dengan kegiatan seminar, jalan santai dan pengajian.

“Untuk menjadi kado perayaan milad ke 18 tahun kali ini, UMK Kendari meresmikan gedung baru berlantai 5 yang berskala nasional, ini dibuktikan dengan adanya lift berkapasitas 6 orang,” jelasnya.

Tak hanya itu, penunjang fasilitas lainnya seperti, ruang kelas berstandar yang dilengkapi dengan smart TV, ruang multi media, ruang konferensi internasional, serta ruang labratorium bahasa tipe lux ada di kampus ini.

Dalam kesempatan itu juga, kampus yang berakhlaqul karimah ini sekaligus mempromosikan 3 program studi baru.

Program studi baru ini telah mendapatkan rekomendasi kelayakan dari Lembaya Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah IX Sultra dan Gorontalo, yaitu Program Sarjana Ilmu/Sains Kelautan, Program Sarjana Teknik Sipil, dan Program Sarajana Bisnis Digital.

Amir Mahmud menyebut, pembangunan gedung baru UMK ini menghaibiskan anggaran kurang lebih Rp 12 miliar.

Baca Juga :  18 Pondok Pesantren Siap Meriahkan LSN Regional Sulawesi III

Hal itu seperti yang disampaikan oleh BPH, karena yang menangani dan mengelolah langsung gedung baru ini adalah mereka,” jelasnya.

Amir Mahmud menuturkan gedung yang berjumalah 22 ruang kelas, ini akan diperuntungkan ruang kuliah Fakultas Ekonomi, Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Penulis : Harkila

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...