Jangan Biarkan Kasus Meninggalnya Randi dan Yusuf Sunyi Begitu Saja

Alumni dan mahasiswa teknik UHO menggelar doa bersama di lokasi meninggalnya Yusuf dan Randi.

Kendari, Inilahsultra.com – Ratusan massa dari alumni dan mahasiswa teknik Universitas Halu Oleo Kendari menggelar doa bersama dan bakar lili di lokasi tertembaknya Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) di gerbang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sultra, Kamis malam 10 Oktober 2019.

Mulai dari angkatan tua hingga mahasiswa baru turun di lokasi berdoa dan menegaskan komitmen alumni dan mahasiswa bahwa kasus Randi dan Yusuf harus diungkap seterang-terangnya.

Satu persatu, alumni tua yang beberapa diantaranya mantan ketua BEM Teknik UHO menyampaikan orasinya.

-Advertisement-

Wawan Setiawan alumni Teknik UHO angkatan 97 menyatakan, sampai saat ini, pembunuh Randi dan Yusuf belum terungkap. Walaupun, lanjut dia, sudah ada titik terang dari kepolisian dengan enam orang terperiksa.

“Tapi entah sampai kapan kasus ini terungkap,” jelasnya.

Alumni, lanjut dia, tetap berada di belakang mahasiswa dan mendukung langkah presur terhadap kepolisian untuk segera mengungkap pelaku pembunuh Randi dan Yusuf.

Ia juga mengingatkan kepada semua mahasiswa agar kasus ini tidak dibiarkan sunyi begitu saja.

“Jangan biarkan dua nyawa begitu saja,” tegasnya.

Menurutnya, Randi dan Yusuf dalam pahlawan demokrasi dan seluruh mahasiswa harusnya bersama-sama mendesak pengungkapan kasus ini secara terbuka.

“Saya minta adik-adik tetap berjuang dan solid mengawal pengungkapan kasus ini,” tekannya.

Di tempat yang sama, mantan Ketua BEM Teknik Abdul Rahim menyebut, penanganan kasus meninggalnya Randi dan Yusuf terkesan lamban dilakukan kepolisian.

Untuk itu, ia mengajak agar mahasiswa teknik yang ingin menjadi saksi, tidak perlu takut. Sebab, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap mendampingi para saksi.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments