Pengedar Narkoba di Kendari Ditangkap, 1,1 Kilogram Sabu Disimpan di Keranjang Pakaian

853
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pengedar sabu-sabu di Kota Kendari berinisial BR (35) dibekuk tim pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu 13 Oktober 2019 sekitar pukul 06.39 WITa.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Imron Korry menuturkan, BR ditangkap di Jalan Balanak, Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Saat itu BR sedang tertidur pulas didalam kamar rumahnya. Sontak BR kaget, karena dirumahnya sudah dikepung oleh tim pemberantasan BNNP Sultra.

- Advertisement -

“Petugas lalu melakukan penggeledahan rumah tersebut. Hasilnya, ditemukan satu bungkus besar berisi narkotika jenis sabu yang disimpan dalam keranjang pakaian di dalam kamar,” ujarnya.

Selain itu, tim pemberantasan temukan dua paket kecil sabu di dalam kantong penutup rice box serta timbangan digital. Total keseluruhan 1.017.99 kilogram.

“Penyelidikan dilakukan kurang lebih satu bulan untuk mengetahui keberadaan BR dan barang bukti sabu yang biasa diedarkan,” bebernya.

Pengungkapan kasus ini berawal, Sabtu 12 Oktober 2019, saat Bidang Pemberantasan BNNP Sultra menerima informasi dari masyarakat bahwa BR baru saja menerima sabu dalam jumlah besar dan akan dikemas dalam bentuk paket kecil untuk diedarkan.

“Modusnya, sabu tersebut diambil atau diterima dengan sistem tempel dan diarahkan Iewat telepon dan akan dikemas ke dalam paket kecil untuk dijual sesuai arahan pengendali,” tuturnya.

Barang bukti lainnya yang diamankan,
14 plastik bening kosong ukuran kecil tiga buah sendok sabu berwarna kuning, satu sendok sabu warna putih, satu buah handphone berwarna biru.

Satu timbangan digital, dua buah alat isap atau bong, dua buah buah Pirex terbuat dari Race; satu buah sumbu, satu buah gunting Rec, satu buah keranjang pakaian warna hijau; satu kantong plastik hitam kosong; satu buah buku tabungan BNI, dompet hitam, tiga Iembar bukti transfer BNI.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, BR disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 (2) atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara hingga penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Penulis : Onno

Koreksi : Sebelumnya jabatan Kepala BNNP Sultra ditulis Kombes Pol. Seharusnya, Brigjen Pol Imron Korry. Mohon maaf atas kekeliruan penulisan pangkat. 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...