Jadi Kurir Narkoba, Warga Kendari Ditangkap di Baubau

93
BNNK Baubau saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkoba, Jumat 18 Oktober 2019.

Baubau, Inilahsultra.com– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau, kembali berhasil mengungkap kasus narkoba.

Kali ini, seorang kurir sabu yang berasal dari Kota Kendari berinisial KL (22) ditangkap di Pelabuhan Murhum Baubau atas kerjasama antara BNNK Baubau, KUPP Baubau dan TNI AL.

Advertisements
- Advertisement -

Adapun kronologis kejadian, berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkoba melalui kapal laut antar kota.

Mendengar informasi tersebut, BNNK Baubau langsung membentuk tim lapangan untuk melakukan penyelidikan selama satu bulan.

Tepatnya, Kamis 17 Oktober sekira pukul 13.19 Wita, BNNK Baubau mencurigai seorang lelaki yang baru tiba dari Kendari, kemudian dilakukan penyergapan dan penangkapan.

Setelah digeledah, ditemukan satu buah kantung plastik hitam berisi dua buah wafer beng-beng yang terisolasi hitam yang disembunyikan didalam celana dalam (selangkangan).

“Setelah dibuka, plastik kecil yang didalamnya itu berisi butiran kristal yang diduga kuat narkotika golongan I jenis sabu,” tutur Kepala BNNK Baubau, Alamsyah Djufri saat konferensi pers di Kantor BNNK Baubau, Jumat 18 Oktober 2019.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan BNNK Baubau, AKP Anwar menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku sudah dua kali mengantar sabu dari Kendari ke Baubau melalui kapal laut dengan upah Rp 2 juta tiap kali antar.

“Adapun orang yang menyuruh dan menerima, pelaku mengaku tidak kenal dan komunikasi hanya melalui telepon. Ini yang masih kami (BNNK) dalami dan lakukan pengembangan,” tambahnya.

Perwira tiga balak ini mengatakan, pasca dua buah wafer yang di isolasi itu dibuka, terdapat 103 sachet butiran kristal dan siap edar.

“Jika dirupiahkan, sebesar Rp 60,5 juta,” pungkas mantan Kapolsek Wolio ini.

Atas perbuatannya, KL disangkakan pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Baca Juga :  Sterilisasi Gereja, Brimob Polda Sultra Libatkan Anjing Pelacak

Berikut barang bukti yang diamankan dari tangan sang kurir

1. Dua bungkus isolasi warna hitam terdapat plastik sebanyak 103 bungkus berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto 58,45 gram.

2. Satu buah plastik kecil warna hitam dan dua bungkus wafer beng-beng.

3. Satu buah HP merk Samsung J2 warna putih.

4. Satu buah HP merk Nokia warna hitam.

5. Satu buah ATM BCA.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...