Belum Ada Wakil Wali Kota, Sulkarnain : Saya Cape Bekerja Sendiri

79
Plt Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat diwawancarai usai sosialisasi imunisasi rubella di sekolah-sekolah.

Kendari, Inilahsultra.com – Sulkarnain Kadir menjalankan roda pemerintahan di Kota Kendari tanpa wakil sudah berjalan 1 tahun 7 bulan.

Ia mengemban tugas 01 Kendari sejak dirinya resmi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kendari pada 2 Maret 2018 lalu, menggantikan Adriatman Dwi Putra (ADP) tersandung kasus korupsi.

- Advertisement -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, berjalan setahun lebih memimpin Kota Kendari sendirian, dirinya mengaku lelah bekerja tanpa wakil wali kota.

“Capek juga harus kerja sendiri. Makanya saya sering sampaikan ke DPP PKS ingin cepat-cepat proses wakil wali kota,” kata Sulkarnain di kantor DPRD Kota Kendari, Selasa 22 Oktober 2019.

                       

Ketua DPD PKS Kota Kendari ini menjelaskan, proses pemilihan wakil masih menunggu satu nama yang akan dikeluarkan DPP PKS.

Setelah ada satu nama ditetapkan DPP, lanjutnya, akan kembali didiskusikan dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai koalisi.

“Kita sudah usul tiga nama dari hasil tim kemarin. Tapi bolanya saat ini ada di DPP PKS, kita menunggu saja,” ungkapnya.

Pasangan duet Adriatma Dwi Putra ini mengaku, dalam melakukan perjalanan dinas keluar daerah atau cuti, dirinya tetap memonitoring kegiatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Padahal kalau ada wakil saya tidak perlu setiap saat harus melakukan monitoring kegiatan SKPD dalam menjalankan sistem pemerintahan,” ungkapnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat mantan anggota DPRD Kota Kendari ini akan ke Jakarta bertemu dengan pimpinan DPP PKS untuk menanyakan sampai di mana progres penetapan satu dari tiga nama yang telah diusulkan sebagai calon pendampingnya.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Korupsi Uang Belanja Kantor, Kasat Pol PP Konawe Ditahan

Untuk diketahui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sultra telah mengirimkan tiga nama ke DPP PKS yakni Alamsyah Latunoni, Adi Jaya Putra (AJP) dan HS Ali Jabbar berdasarkan hasil seleksi.

Sementara itu partai pengusung lain Partai Amanat Nasional (PAN) mendorong Siska Karina Imran, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong Rahman Tawulo sebagai calon wakil.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...