Tina Nur Alam Ingin Perjuangkan Pariwisata Digital Sultra

193
Anggota DPR RI Dapil Sultra, Tina Nur Alam.

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota DPR RI Dapil Sultra, Tina Nur Alam ditetapkan masuk dalam Komisi X DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa 29 Oktober 2019.

Komisi X membidangi Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pendidikan dan Kebudayaan, Perpustakaan Nasional, serta Pemuda dan Olahraga.

Advertisements
- Advertisement -

Istri Gubernur Sultra 2 periode, Nur Alam ini berharap lewat Komisi X bisa ikut memperjuangkan pariwisata di Sultra.

“Sultra ini kan potensi pariwisata nya besar, ada Wakatobi, juga ada yang disebut Segi Tiga Berlian yakni Pulau Labengki, Air Panas Wawolesea dan Pantai Taipa dan 10 destinasi andalan lainnya. Lewat komisi X nanti kita akan perjuangkan sektor pariwisata ini untuk kesejahteraan masyarakat Sultra,” ungkap legislator Partai Nasdem ini melalui siaran pers yang diterima Inilahsultra.com, Jumat 1 November 2019.

Tina yang menggemari Tenun Sultra ini juga mendorong pengembangan pariwisata digital agar pariwisata di Sultra bisa lebih interaktif terhadap pasar masa depan yang mayoritas akan menyasar generasi milenial.

“Kalau kita bicara masa depan kan tentu bicara milenial, ini pasar potensial pariwisata kita ke depan. Makanya pariwisata kita ke depan harus berbenah agar semakin dekat dengan generasi milenial yang interaktif dan dekat dengan dunia internet atau digital,” jelasnya.

Tina juga berharap pemerintah pusat bisa memberikan perhatian khusus untuk menunjang destinasi wisata yang ada di Sultra.

“Nanti saya akan suarakan di rapat-rapat komisi, agar kementerian terkait bisa beri perhatian untuk pariwisata di Sultra. Terutama untuk pembangunan infrastruktur penunjang, agar wisatawan dapat lebih mudah dan nyaman. Baik aksesnya juga fasilitas pendukungnya,” tegasnya.

Untuk diketahui Sultra memiliki 10 destinasi pariwisata andalan. 10 destinasi wisata tersebut yakni Pulau Lebengki (Kabupaten Konawe Utara), Pulau Bokori (Kota Kendari), Desa Wisata Namu (Konawe Selatan), Pantai Meleura (Kabupaten Muna), Hutan Magrove (Kabupaten Buton Utara), Pulau Hoga (Kabupaten Wakatobi), Hutan Lambusango (Kabupaten Buton), Benteng Keraton Buton (Kota Bau Bayu), Desa Wisata Tangkeno (Kabupaten Bombana), dan permandian Tamborasi (Kabupaten Kolaka).

Baca Juga :  Anggaran Pilkada 2020 Tujuh Daerah di Sultra Sudah Harus Masuk APBDP 2019

Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...