Pemuda Asal Puuwatu Tewas Usai Ditikam Orang Tak Dikenal

3461
Korban penikaman orang tak dikenal di Kendari. (Onno/Inilahsultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Pemuda asal Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari bernama Raysman P alias Dimas (19) tewas, usai ditikam orang tak dikenal (OTK).

Malam itu, korban ditemukan oleh teman-temannya sudah terkapar di atas trotoar berlumuran darah, teman korban sempat melarikan korban ke Rumah Sakit Dr Ismoyo untuk mendapat perawatan medis. Namun korban tidak dapat diselamatkan (meninggal dunia).

- Advertisement -

Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolsek Mandonga, AKP I Ketut Arya Wijanarka. Ia mengatakan, korban ditemukan di atas trotoar di Jalan Drs H Abdul Silondae (Depan Kantor Dinas Perindustrian Provinsi Sultra), Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Sabtu 2 November 2019 sekira pukul 23.30 WITa.

“Pelakunya masih lidik,” singkat Mantan Kasat Reskrim Polres Konsel ini saat ditemui Inilahsultra.com, Minggu 3 November 2019.

                       

Menurut Keterangan saksi, berinisial HE (16) mengatakan, saat itu ia berada di di simpang Jalan Made Sabara, tiba-tiba Iksan datang menyampaikan bahwa Dimas (korban) telah ditikam. Tak pikir panjang, ia bersama Iksan menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Saya melihat korban sudah terkapar di atas trotoar, saya bersama Aditio yang saat itu berada di situ langsung membawa Dimas ke Rumah Sakit dr Ismoyo menggunakan sepeda motor milik korban,” ucap HE kepada polisi.

Sementara menurut keterangan IM (16), ia habis mengisi BBM di SPBU Tapak Kuda. Usai mengisi BBM Iksan jalan menuju ke arah Jalan Made Sabara. Saat itu, ia melihat motor milik korban dan di samping motor itu ada korban dengan posisi terbaring dan berceceran darah.

“Saya mengenali sepeda motor korban,” ujarnya.

Baca Juga :  Penataan Tambang di Sultra Harus Jadi Perhatian KPK, Polri dan Ombudsman

Informasi yang dihimpun, korban mengalami luka tusuk pada bagian leher.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...