Terus Dorong UMKM, Pemkab Butur Buka Toko Organik Wakawondu di Kendari

403
Bupati Butur Abu Hasan memamerkan produk unggulan asal Butur yang dijual di Toko Wakawondu Kota Kendari.

Kendari, Inilahsultra-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) terus berupaya mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah setempat. Hal itu terbukti dengan dibukanya toko penjualan produk-produk unggulan Butur yang diberi nama Toko Wakawondu.

Toko yang menyajikan produk produk organik ini berada di Jalan Sao-Sao nomor 279 A, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia Kota Kendari. Tepatnya, di samping Matahari Briliant Plaza.

- Advertisement -

Toko ini menawarkan berbagai ole-ole khas Sultra khususnya produk-produk dari Buton Utara (Butur).

Dalam peresmian toko tersebut, Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, penjualan produk-produk unggulan butur di toko tersebut merupakan salah satu upaya mendorong UMKM di Sultra. Dibukanya toko itu dijadikan wadah para petani untuk memasarkan hasil produksinya.

“Kita ingin mewadahi kebutuhan pasar yang selama ini diidam-idamkan, didambakan, dikeluhkan oleh para petani, pekebun dan nelayan kita. Ini harapan mereka agar pemerintah daerah hadir untuk membuatkan mereka pasar,” kata Abu Hasan.

Mantah Kabiro Humas Pemprov Sultra ini menjelaskan, dengan hadirnya toko yang merupakan binaan dari Koperasi Syariah Bina Insan Cita Indonesia ini, menjawab kebutuhan masyarakat Sultra yang selalu mencari produk-produk hasil hasil pertanian, perkebunan perikanan dan kelautan di Butur.

“Untuk itu kita hadirkan di Kendari, lokasinya saya kira juga sangat strategis,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Tim Managemen Koperasi Syariah Bina Insan Cita Indonesia, Musfida Arifin mengatakan, toko ini adalah satu satu tempat bagi masyarakat untuk mencari ole-ole khas Sultra.

Meski saat ini baru produk-produk dari Butur dan Kota Kendari, namun kedepan semua produk dari 17 kabupaten kota di Sultra juga akab dihadirkan.

“Ini representasi dari Sultra, baru produk-produk dari Kota Kendari dan Butur, nanti akan menyusul Konut dan Kolaka Utara. Konut Bagea dan Abon,” tuturnya.

Musfida yang juga tenaga ahli pertanian Pemkab Butur menerangkan, toko yang tengah digagasnya itu merupakan kerjasama Pemkab Butur dan koperasi. Dimana, yang menyediakan sarana dan prasarananya adalah Pemkab Butur. Sedangkan isinya dari yang adakan koperasi.

“Kalau harga produk ada mulai Rp10 ribu sampai Rp110 ribu,” ucapnya.

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...