
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Bupati Buton La Bakry mengaku akan mengembangkan Perusahaan Daerah (Perusda) Mainawa. Dalam waktu dekat ini akan memanggil Pelaksana Direktur Perusda Edy Sunaryo yang menyatakan diri mundur dari jabatannya.
“Perusda sangat potensial kalau di kelola dengan baik. Apalagi banyak potensi daerah yang bisa dikembangkan,” ujarnya ketika ditemui di Kantor Bupati Buton Takawa, Senin 11 November 2019.
Menurut La Bakry, belum diketahui penyebab Pelaksana Direktur Perusda Mainawa Edy Sunaryo mengundurkan diri. La Bakry hanya mengetahui dari informasi media.
“Saya akan panggil Pelaksana Direktur Perusda, jika memang akan mengundurkan diri maka kita lelang lagi jabatannya,” terangnya.
Kata La Bakry, jika Perusda dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan, utamanya untuk para pengelola. Namun selama ini pengelolaannya belum maksimal sehingga banyak potensi yang menghasilkan pendapatan tidak dikelola.
Pemerintah, lanjut dia, akan membantu finansial dengan bekerja sama Bank Sultra. Namun tinggal pengelola yang melakukan perhitungan apakah nantinya bisa untung atau sebaliknya.
“Saat ini musim jambu mette, jika Perusda dapat memanfaatkan ini pasti akan mendapatkan penghasilan sekaligus membantu para petani di Buton,” terangnya.
Bahkan, kata dia, prospek kedepan aspal Buton saat ini sementara diajukan agar dapat dipakai secara nasional. Semoga regulasinya secepatnya keluar dari pemerintah pusat.
“Kita terus koordinasi baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat soal pengembangan aspal Buton ini,” tandasnya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




