Gubernur Sultra dan Seluruh Bupati Hadiri Konsultasi Penyelesaian Masalah LHK

521
Bupati Buton La Bakry bersama Gubernur Sultra Ali Mazi saat menghadiri rapat LHK di Jakarta, Jumat 15 November 2019.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Gubernur Sultra Ali Mazi beserta Bupati se-Sultra, termasuk Bupati Buton La Bakry menghadiri konsultasi penyelesaian masalah bidang kebijakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, sejak Kamis hingga Jumat, 14 sampai 15 November 2019.

Bupati Buton La Bakry melalui Kabag Umum Setda Buton, Ramli Adia mengatakan, kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti berbagai program serta permasalahan di wilayah provinsi terutama berkaitan dengan kebijakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan seperti perubahan peruntukan atau tata kelola hutan.

Advertisements
- Advertisement -

“Kementerian Lingkungan Hidup menggelar kegiatan menyangkut lingkungan hidup dan kehutanan tentang tanah obyek reforma agraria, perhutanan sosial, rehabilitasi hutan dan lahan, kebakaran hutan dan lahan, kerusakan lingkungan dan pemulihan, produktifitas dan daya saing industri kehutanan, kemitraan konservasi, sampah plastik, circular ekonomi dan lain-lain,” ungkapnya.

Kata dia, yang diundang dalam kegiatan tersebut bukan hanya Gubernur dan para Bupati se-Sultra, termasuk Gubernur Nusa Tenggara Barat, Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Riau, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Jambi.

Ramli menambahkan, kegiatan tersebut penting karena berhubungan dengan hal-hal yang kerap terjadi di daerah utamanya Kabupaten Buton.

Ia mengatakan, pada kesempatan yang sama Gubernur dan Bupati mendengarkan pengantar dari Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya, M.Sc dan penjelasan kebijakan teknis oleh Dirjen-dirjen KLHK.

Disamping itu, para Gubernur dan Bupati masing-masing daerah diberikan waktu untuk menjelaskan permasalahan daerah yang berkaitan dengan pembangunan LHK.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
                   
                   
Baca Juga :  Tiap Hari Warga Kendari Produksi 250 Ton Sampah