Atto Sakmiwata Ditangkap di Malaysia karena Korupsi Jual Beli Nikel di Kolaka

Atto ditangkap di Malaysia atas kasus korupsi jual beli nikel. (Istimewa)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Terpidana kasus jual beli nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra), Atto Sakmiwata Sampetoding (60) ditangkap, Rabu 20 November 2019 sekira pukul 21.00 waktu setempat Kuala Lumpur Malaysia.

Atto ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur sesaat setelah ditolak masuk ke wilayah Malaysia oleh otoritas yang berwenang.

Atto merupakan koruptor Rp 24 Miliar yang telah divonis 5 tahun penjara. Kasus menjerat Atto soal kasus jual beli nikel antara PT Kolaka Mining International dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka.

Terpidana kasus korupsi itu ditangkap oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung. Penangkapan Atto berkat kordinasi antara Kejaksaan, Atase Imigrasi dan Atase Kepolisian KBRI Kuala Lumpur dengan otoritas yang berwewenang di Malaysia.

Saat dikonfirmasi, Kasipenkum Kejati Sultra, Herman Darmawan SH MH membenarkan penangkapan itu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolaka bersama Kasipidum berangkat ke Jakarta.

Sebab, informasi yang diterima terpidana mengajukan permohonan untuk eksekusi dilaksanakan di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Alasan terpidana agar dekat dengan pihak keluarganya untuk mempermudah menjenguk, karena terpidana mempunyai riwayat penyakit tertentu,” jelas Herman Darmawan, Kamis 21 November 2019 malam.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...