Tindakan Kriminal Marak di Kulut, Polsek Kulisusu Diminta Tambah Personil Keamanan

Lukman Gaim.

Buranga, Inilahsultra.com– Tindakan kriminal di wilayah Kecamatan Kulisusu Utara (Kulut) Buton Utara (Butur), akhir-akhir ini kerap terjadi. Hal ini, mendapat perhatian serius dari kalangan masyarakat.

Kepolisian pun didesak untuk melakukan pengamanan lebih efektif lagi. Terutama, Polsek Kulisusu yang merupakan wilayah hukumnya untuk memberikan perhatian serius terkait Kamtibmas di bagian Kulut.

Seperti disuarakan Sekretaris DPD PDIP Butur, Lukman Gaim, lebih menyoroti kurangnya personil yang ditempatkan di Pospol wilayah Kulut.

-Advertisement-

“Kalau tidak salah personil Pospol hanya satu orang. Tentu ini sanga kurang, mengingat ruang lingkup wilayah sangat luas,” kata Lukman Gaim di Ereke, Jum’at 22 November 2019.

Dengan demikian, ia mengharapkan pihak kepolisian untuk menambah daya personil serta memperketat penjagaan di wilayah Kulut, terkhusus Waode Buri Raya.

Lukman juga meminta kepada kepolisian untuk melakukan kerjasama dengan Pemerintah Desa di Desa Wa Ode Buri dan sekitarnya untuk melakukan pengamanan lebih ketat lagi dalam mengantisipasi kriminal yang terjadi seperti akhir-akhir ini.

Menurut Lukman, pelaku tindakan kriminal kebanyakan dilakukan pelajar. Apa yang dikatakan itu bukan tanpa dasar, ai bahkan mengalaminya sendiri.

“Itu saya alami sendiri. Kemarin malam mobil saya dilempar pakai batu saat melintas di wilayah Desa Wa Ode Buri. Pelakunya para pelajar. Ini juga yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Lukman mengaku sangat prihatin terhadap generasi muda, yang masih berstatus pelajar SMA melakukan tindakan-tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.

“Makanya, ini perlu dicarikan solusi, duduk bersama antara pemerintah desa, pihak sekolah dengan aparat keamanan, sehingga hal-hal seperti kenakalan remaja bisa dikurangi,” tegasnya.

Selain pelemparan itu, sambung Lukman aksi yang lebih sadis kembali terjadi di Waode Buri.

“Karena tadi malam terjadi pembusuran. Korbannya Zaldin, akibatnya mengalami luka tusuk di kepala. Bahkan busurnya masih menancap di kepalanya korban ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda di Kulut, Harjono berharap pihak kepolisian untuk menyelesaikan persoalan tindakan kriminal sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga, ada efek jerah bagi pelaku dan yang lainnya.

“Karena sudah sangat meresahkan masyarakat Desa Waode Buri dan sekitarnya. Disamping itu pula besar harapan saya kepada orang tua untuk kemudian menjaga anak-anaknya untuk tidak berbuat kriminal yang bisa merugikan pihak lain,” pesannya.

Facebook Comments