Dua Kader Partai Golkar Berebut Rekomendasi Demokrat Maju Pilkada Konsel

425
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dua bakal calon (Balon) Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dari Partai Golongan Karya (Golkar) berebut rekomendasi Partai Demokrat untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Dua kader Golkar tersebut yaitu, Katua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel Irham Kalenggo sekaligus Ketua Partai Golkar Konsel, dan Bupati Konsel Surunuddin Dangga.

Keduanya telah menyelesaikan tahapan pemaparan visi misi di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Hotel Plaza Inn Kendari, Selasa 26 November 2019.

Irham Kalenggo mengatakan, Partai Demokrat di Konsel hanya memiliki 4 kursi dan otomatis masih membutuhkan koalisi dengan partai lain untuk mencukupi persayaratan maju bertarung di Pilkada 2020.

Untuk mencukupi kekurangan Partai Demokrat, Irham mengatakan, dirinya sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum Partai Golkar bahwa ketua-ketua partai tingkat I dan II menjadi prioritas partai untuk didukung maju pilkada.

“Golkar 6 kursi di Konsel insyaAllah bersama saya, maka saya akan bawa rekomendasi ke Partai Demokrat untuk bersama-sama maju Pilkada,” ujar Irham Kalenggo saat menjawab pertanyaan fanelis.

Selain berkomunikasi dengan Ketua Umum Golkar, Irham juga telah melakukan komunikasi dengan pimpinan Partai Demokrat di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Saya komunikasi terus dengan Demokrat. Terutama dengan pak Endang kami punya komitmen yang sama. Insya-Allah siapapun yang terbaik diantara kami siap saling mendukung,” ujarnya.

Setelah dipercaya oleh partai untuk maju Pilkada, kata Irham, yang paling utama bagaimana membangun partai supaya besar dan dikenal di masyarakat.

“Apa yang kita tawarkan kepada masyarakat. Saya yakin Demokrat memiliki visi yang sama dengan saya, dan ketika saya terpilih akan melibatkan kader-kader partai Demokrat untuk mengambil peran di masyarakat,” jelasnya.

Apabila mendapatkan rekomendasi partai dan terpilih menjadi Bupati Konsel, Ketua IKA Fisip UHO ini berjanji akan membesarkan partai tersebut di Konsel.

“Kalau Demokrat bersama-bersama bertarung di Pilkada, saya janji Demokrat akan menduduki kursi Ketua DPRD Konsel nantinya,” janjinya.

Sementara ditanya terkait apakah sudah ada partai yang disiapkan untuk melengkapi kursi Partai Demokrat di Pilkada Konsel, Surunuddin Dangga mengatakan, memang dirinya sudah mendaftar di beberapa partai termasuk Golkar, tapi bisa menyakinkan karena saat ini belum memegang rekomendasi dari untuk maju Pilkada di beberapa partai.

“Belum bisa dipastikan partai koalisi, karena surat rekomemdasi partai belum saya pegang. Walaupun juga saya kader Golkar belum bisa saya pastikan sebelum ada keputusan dari partai. Kalau untuk Golkar kita ikuti dulu prosedurnya,” ungkap Surunuddin Dangga.

Kemudian terkait komitmen dengan partai, Surunuddin mengatakan, memang komitmen itu pasti ada di setiap balon bupati terhadap partai yang mengusung.

“Kalau saya sudah disiapkan komitmen itu, yang jelas tidak akan mengecewakan partai mengusung nantinya. Pada intinya kita siap membesarkan partai,” jelasnya.

Ketua Partai Demokrat Konsel Ismiati Iskandar mengatakan, yang mendaftar bakal calon bupati ada tiga kandidat yaitu dua balon merupakan kader Partai Golkar Surunuddin Dangga dan Irham Kalenggo. Sementara satunya, kader Partai Gerindra Wahyu Ade Pratama yang juga putra mantan Bupati Konsel Imran.

Meski demikian, dari ketiga calon ini, dirinya belum bisa memastikan siapa yang berpotensi mendapatkan rekomendasi Demokrat.

“Setelah pemaparan visi misi, kita akan rapatkan dan kemudian hasil rapat kita serahkan ke DPP, dan DPP yang mengeluarkan hasilnya,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap kepada balon bupati yang diusung Partai Demokrat berkomitmen dengan apa yang disampaikan dalam visi misi membesarkan partai di Konsel.

“Kita tunggu juga komitmen pak Wahyu dalam pemaparan visi misi seperti apa dengan Partai Demokrat,” tutupnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muhammad Endang mengatakan,
pemaparan visi misi dilaksanakan untuk melihat dan mengetahui program-program kerja dan komitmem balon bupati yang akan diusung di Pilkada 2020 mendatang.

“Kita lihat figur yang siap memimpin daerah dengan potensi dan kekurangan yang ada, yang dikehendaki rakyat, mempunyai elektabilitas, dan kesiapan logistik dalam penjaringan, dan komitmen terhadap partai,” ungkap Muhammad Endang.

Hasil dari pemaparan visi misi, kata Wakil Ketua DPRD Sultra ini, akan dilaporkan atau diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat pada Januari 2020 mendatang.

“Saya perkirakan hasil rekomendasi Partai Demokrat untuk calon bupati yang diusung di Pilkada akan keluar sekitar Maret atau April 2020 mendatang,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...