Bupati Buton Akan Pertemukan Tokoh Adat dan Pengembang Perumahan

164
Warga Kondowa saat menyegel lahan di samping kantor Bupati Buton di Takawa, Selasa 26 November 2019.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Polemik penyegelan lahan yang di klaim milik masyarakat adat Desa Kondowa mulai menemui titik terang. Bupati Buton La Bakry akan mempertemukan pihak pengembang dan tokoh adat Desa Kondowa.

“Melalui Kesbang dalam waktu dekat ini kita akan panggil tokoh adat dan pihak pengembang untuk dibicarakan,” katanya ketika ditemui di Kantor Bupati Buton, Rabu 27 November 2019.

Advertisements
- Advertisement -

Dia menjelaskan, dari informasi yang diperoleh pihak pengembang dalam hal ini PT Putra Butuni Indonesia memilki sertifikat sehingga melakukan kegiatan pembangunan perumahan. Sementara tokoh adat Desa Kondowa juga mengakui jika lahan yang dikelola masih milik masyarakat adat.

“Ini yang akan kita cari titik temunya,” ujarnya lagi.

Namun, dia mengakui, untuk lahan pembangunan perumahan yang dikelola pihak pengembang tidak masuk dalam hibah kawasan perkantoran di Takawa.

“Lahan itu tidak termasuk dalam hibah,” ujarnya.

Sebelumnya, Selasa 26 November 2019, masyarakat adat Desa Kondowa melakukan penyegelan lahan pembangunan perumahan tersebut. Pasalnya, mereka mengklaim tanah itu merupakan milik adat yang belum pernah dihibahkan kepada pihak manapun.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
                   
                                       
Baca Juga :  Surat Penghentian Sementara IUP, Wujud Nyata Pelanggaran Hukum di Pulau Wawonii