Gerakan Muda Nusantara, Tolak Kedatangan Nikita Mirzani di Kendari

8478
Gerakan Muda Nusantara (Gema Nusa) yang menolak keras kedatangan Nikita Mirzani. (Onno)

Kendari, Inilahsultra.com – Kedatangan Artis Ibu Kota Jakarta, Nikita Mirzani mendapat respon negatif dari sebagian masyarakat Kota Kendari. Salah satunya, Gerakan Muda Nusantara (Gema Nusa) yang menolak keras kedatangan Nikita Mirzani.

Sesuai jadwal manggung, Nikita Mirzani akan manggung di D’liquid Night Club’ Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu 30 November 2019 malam nanti.

Advertisements
- Advertisement -

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Muda Nusantara, M Hazratul Ansar mengaku, sudah melakukan survei di masyarakat dan melakukan hearing dengan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda. Bahwa, kedatangan Nikita Mirzani di Kendari, sangat mencoreng predikat Kota Kendari sebagai kota bertaqwa.

“Dengan berkembangan teknologi, masyarakat dengan muda mengakses informasi. Kadang, vlog Nikita Mirzani mempertontonkan hal-hal yang tidak pantas ditiru, dalam vidio-vidionya melanggar asusila atau pornografi,” tegas Hazratul Ansar, saat ditemui Inilahsultra.com, Kamis 28 November 2019.

Hazratul yakin, banyak masyarakat yang sudah melihat vidio Nikita Mirzani dengan mempertontonkan hal-hal yang tidak pantas, seperti mempertontonkan aurat dan itu salah satu pendidikan terburuk jika generasi muda menonton aksi Nikita Mirzani di Kendari.

“Kami menolak keras atas dasar pribadi artis tersebut, karena saya selaku pemuda atau masyarakat kota Kendari tidak menginginkan citra Kendari tercoreng,” sambungnya.

Hazratul berharap, DPRD Kota Kendari satu visi dengan masyarakat karena penampilan Nikita Mirzani tidak mendidik. Jika pihak DPR Kota Kendari atau Pemerintah Kota Kendari tidak mengambil sikap tegas, maka dengan terpaksa ia akan membangun kekuatan untuk menolak kedatangannya.

“Jika Nikita Mirzani sudah berada di Kota Kendari, kami pastikan batal manggung. konsekuensinya, ditanggung oleh Pemkot atau DPRD Kota Kendari karena bagi kami ini sangat mencoreng,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengumuman CPNS Butur Akan Ditayangkan Lewat Website BKPSDM 

Hazratul mengaku, saat ini sudah melakukan konsolidasi dengan mahasiswa, masyarakat, toko agama dan tokoh pemuda, beejanji akan melakukan demontrasi ke DPR sebagai bentuk penolakan.

“Kalau tuntutan tidak diamini oleh DPRD Kota Kendari, maka kegiatan Nikita Mirzani tanggal 30 November 2019 akan kami boikot langsung di depan Claro,” tuturnya.

Apalagi, kedatangan Nikita Mirzani nanti, akan melanggar aturan over jam manggung. Dia mengakui, disisi lain kehadiran artis ibukota itu ini akan sumber pendapatan tetapi ada hal-hal yang perlu diperhatikan, lebih spesifiknya lagi pendidikan moral kepada generasi muda.

“Jika harus dipaksakan Nikita Mirzani manggung di D’liquid, maka DPR atau pihak Liquid siap menerima, konsekuensi terburuknya harus ditutup,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Public Relation Claro Kendsri, Richi menuturkan, belum bisa berkomentar apa-apa. Sebeb, belum mengetahui tujuan massa aksi itu seperti apa.

“Mungkin besok kamu bisa memberikan statement mengenai hal ini,” singkat Richi kepada Inilahsultra.com.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...