KONI Sultra di Tangan Agista

295
 

Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak 71 pengurus Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Sultra masa bakti 2019-2023 resmi dikukuhkan dan dilantik, Jumat 29 November 2019 di Aula Rujab Gubernur Sultra.

Pengukuhan ini dipimpin langsung Ketua KONI Pusat Marciano Norman disaksikan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pengukuhan kepengurusan KONI Sultra masa bakti 2019-2023 tertuang dalam SK Nomor 104 dengan Ketua Agista Ariany Bombay, Ketua Harian La Ode Suryono dan Sekretaris Tahir Lakimi.

Proses pelantikan pengurus KONI Sultra yang dipimpin Ketua KONI Pusat.

Berdasarkan kesejarahan sejak KONI Sultra berdiri, Agista merupakan perempuan pertama yang memimpin organisasi olahraga tersebut.

Dalam sambutannya, Agista mengaku, pelantikan pengurus KONI Sultra kali ini merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali semangat membangun olahraga di Sultra.

“Diperhadapkan situasi yang sangat kompleks dengan perubahan yang tidak mendasar, pembinaan olahraga tidak bisa dikesampingkan karena menyangkut harga diri dan kebanggaan daerah,” kata Agista.

Menurutnya, sudah saatnya semua pihak berkontribusi dan mampu menggali potensi yang ada pembinaan olahraga.

“Kondisi daerah kita penuh keterbatasan, namun masyarakat olahraga tidak mengenal kata menyerah,” jelasnya.

Melalui pelantikan dan pengukuhan ini, Agista bertekad akan menyusun pola pembinaan olaharaga lebih mantap guna mencapai prestasi yang lebih baik.

Ketua KONI Sultra Agista Ariany Bombay saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua KONI Pusat Marciano Norman menyebut, pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka melainkan menyatukan tekad meningkatkan prestasi olahraga di Sultra.

“Ini untuk menjadi patokan menatap juara di berbagai iven,” katanya.

Pada PON di Jawa Barat kemarin, Sultra duduk di peringkat 24 dari 34 provinsi. Prestasi ini kata dia merupakan hal yang baik meskipun belum sampai di level teratas.

“Pengukuhan dan pelantikan ini jadi momen sangat penting dalam rangka pembinaan atlit serta pelaku olahraga lainnya guna meningkatkan prestasi olahraga,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh menyebut, KONI Sultra diharapkan makin berkembang ke depannya.

Ia juga akan terus mendorong dan mendukung KONI Sultra dalam pengembangan olahraga ke depan.

“KONI itu harus sportif dan kreatif dalam pengembangan olahraga,” harapnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra Ali Mazi memberikan selamat kepada Agista yang juga istrinya serta pengurus KONI Sultra lainnya yang baru dilantik.

“KONI Sultra harus terus mengemban amanah ini lebih baik dari sebelumnya. Mudah-mudahan pemerintah provinsi selalu mengawasi kinerja KONI Sultra,” katanya.

Gubernur Sultra Ali Mazi saat memberikan sambutan.

Ia mengaku, selama ini pengurus KONI Sultra memiliki kualitas baik, hanya saja keberadaan mereka terpencar-pencar.

Ia juga menyinggung soal banyaknya keluhan pengurus dan atlet selama PON di Jawa Barat kemarin.

“Berarti dana pembinaan KONI tidak berjalan. Ketua umum KONI yang baru, dana diberikan pemerintah dijalankan sesuai amanah jangan sampai dana ini untuk ke A malah lari ke E,” ujarnya.

Ia pun menegaskan akan mendorong audit terhadap penggunaan anggaran KONI selama ini. Sebab, sepengetahuan Ali Mazi, dana hibah untuk KONI kurang lebih Rp 15 miliar.

“Jangan main-main belanjakan uang negara. Jika disalahgunakan akan jadi bumerang,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ali Mazi juga meminta agar kepengurusan KONI Sultra yang baru untuk fokus meningkatkan level prestasi atlet di Sultra agar bisa bersaing dengan provinsi lainnya. (Adv)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...