Camat Lohia Penglengseran Perangkat Berdasarkan Rekomendasi Kades

767
 

Raha, Inilahsultra.com-Camat Lohia, LM. Hajar Sosi menegaskan bahwa penglengseran Wa Ode Hariani sebagai perangkat desa Kondongia Kecamatan Lohia tidak ada kaitannya dengan keluarganya yang menjadi perangkat desa, namun berdasarkan rekomendasi kepala desa (Kades).

LM Hajar Sosi saat ditemui di kantornya, Jum’at 29 November 2019 mengatakan bahwa sebagai pembina desa Se-Kecamatan Lohia dalam pergantian perangat desa hanya menerima rekomendasi yang diajukan oleh kepala desa.

- Advertisement -

Ia mengaku, tidak berhak untuk memberhentikan perangkat desa.

“Kalau ada iparku sebagai perangkat desa, itu diluar domain saya, dan di desa Kondongia itu sebelumnya terjadi pemekaran namun karena ada regulasi baru sehingga desa persiapan tersebut dikembalikan di desa induk,” jelasnya.

Seperti yang dilaporkan oleh Wa Ode Hariani di Ombusman yang tak terima dirinya dilengser dari jabatannya Kaur Umum, semua berdasarkan laporan kepala desa bahwa Wa Ode Hariani sudah tidak bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas.

“Berdasarkan laporan kepala desa bahwa Wa Ode Hariani sudah tidak bekerja maksimal, apalagi dia telah menjabat sebagai Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak (TK). Sementara mengenai iparku (Yusnawati) ia telah lama menjadi perangkat di desa persiapan Kondingia Barat, dan ketika menjabat sebagai perangkat di Kondongia Induk semua atas usulan Kades,” tegasnya.

Sementara itu, Mardona selaku Sekretaris Desa Kondongia, mengkater pernyataan Wa Ode Hariani, yang telah melaporkan ke ranah Ombudsman, Iya memyatakan bahwa pemberhentian Wa Ode Hariani sesuai prosedur berdasarkan peraturan menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa atas perubahan Permendagri nomor 67 tahun 2017.

“Ini hasil evaluasi kepala desa, Wa Ode Hariani diberhentikan karena tidak aktif atau tidak maksimal menjalankan tugas, selain itu juga pergantian perangkat pada saat itu harus dilakukan karena desa kondongia yang tadinya menjadi dua desa kembali menjadi satu desa, sehingga untuk pengangakatan perangkat diliat dari proporsi wilayah, yg dimana perangkat desa yang ada pada saat itu sebagian besar berada dilingkungan yang sama dan saling berdekatan,” tambahnya.

Ia menyebutkan bahwa Wa Ode Hariani menjadi anggota perangkat desa sejak tahun 2017, dia menggantikan suaminya yang mengundurkan diri.

Terkait pernyataan Wa Ode Hariani disalah satu media, tentang keaktifan dari bulan Januari sampai bulan Oktober 2019.

“Ini merupakan informasi yang tidak benar. Wa Ode Hariani aktif dikantor sampai bulan April 2019,” beber Mardona.

Reporter : Iman Supa

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...