17 Motor dan 7 Mobil di Buton Diamankan Polisi

522
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Polres Buton memgamankan 17 motor dan 7 mobil rakitan, Minggu 2 Desember 2019 lalu. Kendaraan ini sering digunakan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pasarwajo.

Kapolres Buton, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, kendaraan tersebut digunakan untuk mengisi BBM dalam jumlah banyak.

- Advertisement -

“Yang kita amankan itu 7 mobil rakitan dan 17 motor tanki. Jadi roda dua dan empat harusnya digunakan untuk transportasi, tapi pada kenyataannya mereka lakukan pengisian BBM,” kata Agung, Jumat 6 Desember 2019.

Menurut dia, akibat aksi mobil dan motor rakitan tersebut, kendaraan lainnya seperti mobil angkutan dan ojek terpaksa harus mengantri lebih lama untuk mengisi BBM.

“Hal itu dapat menimbulkan masalah karena sebagian dari sopir-sopir angkutan dan ojek pada saat mengisi itu antriannya panjang,” ujarnya.

Agung menyebutkan, BBM yang diangkut menggunakan kendaraan rakitan tersebut, sebagian digunakan sendiri oleh pemiliknya dan sebagian lagi diperjualbelikan kepada masyarakat.

“Ada yang digunakan untuk pribadi, disimpan di rumahnya sehingga mereka tidak bolak-balik lagi di SPBU. Ada juga yang dijual ke masyarakat,” ungkapnya.

Nantinya, kata Agung, para pemilik kendaraan tersebut akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga bisa diketahui pelanggaran yang telah dilakukan.

“Jadi kita amankan dulu untuk melihat bentuk pelanggaran dari mereka semua, dan kita akan panggil semua pemilik kendaraan untuk mengecek dan melihat surat-surat kendaraanya,” jelasnya.

Agung menambahkan, aksi mereka dianggap melanggar UU Nomor 2 tahun 2009. Seharusnya kendaraan umum dapat dimodifikasi jika ada rekomendasi dari intansi terkait. Sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Tapi kenyataannya tidak ada, maka kita akan lakukan tilang. Kemudian kita juga akan coba tertibkan mengenai pengisian-pengisian BBM yang ada di wilayah Kabupaten Buton ini karena sebagian juga masyarakat yang di pedesaan tidak mungkin kalau hanya isi 1 atau 2 liter itu harus ke SPBU. Jadi kita harus koordinasikan dengan Pemda untuk penertiban pengisian BBM tersebut,” terangnya.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...