Dalam Waktu Tiga Hari, Pemkab Butur Raih Tiga Penghargaan dari Tiga Institusi Berbeda

447
 

Buranga, Inilahsultra.com– Hampir dalam waktu bersamaan, Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima tiga penghargaan sekaligus dari tiga lembaga negara yang berbeda. Tiga penghargaan itu, berasal dari BI Sultra, Kementerian Hukum dan HAM RI, serta Kementan RI.

Penghargaan dari BI Award 2019 ialah Kategori Pengembangan Ekonomi Daerah Terbaik dilakukan oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra). Penghargaan tersebut merupakan rangkaian acara tahunan BI Sultra 2019 dalam rangka memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan kebijakan BI selama ini, digelar di Kendari, Rabu, 11 Desember 2019.

- Advertisement -

BI Sultra Award 2019 ialah acara pemberian penghargaan perdana yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra untuk memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi penuh terhadap pelaksanaan kebijakan BI selama ini.

Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, penghargaan tersebut merupakan prestasi daerah dan masyarakat yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Menurut dia, penghargaan itu didedikasikan bagi masyarakat Butur terutama petani padi organik.

“Karena ini akan membawa kemaslahatan, tidak hanya secara seremonial tapi ini memiliki makna dan subtansi agar Butur terus mengembangkan potensinya menjadi pusat ekonomi baru di Sultra,” kata Abu Hasan.

Abu Hasan mengungkapkan, penghargaan itu merupakan langkah awal. Kata dia, masih ada langkah-langkah besar kedepan yang akan pihaknya kembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi para petani dan nelayan.

“Terima kasih BI Sultra. Selama ini telah memfasilitasi pengembangan ekonomi di Butur salah satunya dengan memberikan manfaat terutama dalam membantu pembangunan pabrik pupuk organik,” imbuhnya.

Untuk penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM diberikan kepada kabupaten yang dinahkodai Abu Hasan itu sebagai salah satu kabupaten yang peduli HAM. Pemberian penghargaan itu sebagai rangkaian dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-71, di Gedung Merdeka , Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung Jawa Barat, Selasa (10/12).

Bupati Butur sendiri diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Butur, Budianti Kadidaa. “Prestasi dan penghargaan yang diterima ini tidak terlepas dari komitmen dan kerja sama antar stakeholder,” tutur Budianti, Kamis, 12 Desember 2019.

Asisten II Setda Butur, Budianti Kadidaa saat menerima penghargaan dari Kemenkunham tas kategori Butur daerah peduli HAM. (Istimewa)

Budianti Kadidaa menerangkan, apa yang telah didapat Kabupaten Butur merupakan sala satu komitmen Pemerintah Kabupaten Butur dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di bidang Hukum dan HAM. “Kedepannya kita akan lebih tingkatkan pembangunan sarana dan prasarana kita yang merupakan hak sebagai manusia untuk dinikmati,” ujar Budianti.

Sebelumnya, Selasa, 10 Desember 2019 di Malang, Jawa Timur, Pemkab Butur dianugerahi penghargaan dari Kementerian Pertanian RI sebagai wujud apresiasi pemerintah kepada insan perkebunan yang telah berperan aktif dalam sektor pembangunan Perkebunan

.Pemberian penghargaan tersebut sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Perkebunan Nasional ke-62.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Butur Abu Hasan yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Butur Sahrun Akri. Selain Butur, ada tiga daerah di Sultra yang mendapat penghargaan dari kementerian yang dinahkodai Sahrun Yasin Limpo itu, yakni Kabupaten Bombana, Mubar dan Kota Bau-bau. Penghargaan itu diserahkan langsung Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI.

Kepala Dinas Pertanian Butur, Sahrun Akri ketika mewakili Bupati Butur Abu Hasan menerima penghargaan dari Kementan RI, atas wujud apresiasi Pemerintah Daerah Butur kepada insan perkebunan yang telah berperan aktif dalam sektor pembangunan Perkebunan. (Istimewa)

Sahrun Akri menguraikan, dengan adanya penghargaan dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian itu merupakan wujud dari keseriusan dan komitmen Pemkab Butur dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas serta pembangunan perkebunan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya penghargaan tersebut kedepan akan menjadi motivasi penting bagi seluruh stakeholder perkebunan untuk bersinergi dan akselerasi untuk kejayaan perkebunan,” ucapnya.

Selain itu, tambah mantan Kadis Ketahanan Pangan Butur ini, penghargaan tersebut dapat mendorong pihaknya untuk terus mampu menciptakan Inovasi teknologi untuk mengoptimalkan potensi hasil perkebunan.

“Karena di Butur selain padi lokal organik sebagai produk unggulan daerah juga komoditas kelapa dan mete serta rumput laut untuk perikanan,” tutuenya.

Tentunya, tambah Sahrun prestasi tersebut akan menjadi tantangan dan motivasi untuk melaksanakan program-program dan kegiatan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan pekerjaan pada subsektor pertanian untuk mencapai dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Editor : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...