
Kendari, Inilahsultra.com – Universitas Halu Oleo Kendari menggelar Pendidikan Bela Negara, dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Halu Oleo Kendari di Lapangan Mini UHO, Minggu 15 Desember 2019.
Rektor Universitas Halu Oleo Kendari Prof Dr Muh Zamrun M,Si,M.Sc menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, melestarikan budaya dan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Selain itu, mendorong agar mahasiswa terus berbuat untuk kebaikan bangsa dan Negara.
“Menjaga identitas dan integritas bangsa dan Negara. Mempertahankan Negara dari berbagai ancaman dan menciptakan suasana rukun, damai, harmonis dan sadar hukum,” kata Zamrun Firihu saat memberikan sambutan.
Tak hanya itu, lanjut Zamrun, kegiatan ini juga sebagai cara untuk memupuk rasa nasionalisme di kalangan mahasiswa dan melawan segala bentuk radikalisme yang bisa memicu disintegrasi bangsa.
“Semoga dengan kegiatan ini berjalan sukses dan diperoleh hasil yang diharapkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pendidikan Bela Negara UHO Kendari Sudarsono menyatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun oleh kampus hijau ini.
“Ini setiap tahun digelar. Ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UHO,” katanya.
Dalam kegiatan ini, jumlah Jumlah pesertanya sebanyak 8.353 mahasiswa terdiri dari 16 fakultas dan dibentuk dalam 19 gugus.
Selain itu, dipandu 452 panitia, 375 mentor dan menghadirkan pemateri dari TNI Angkatan Darat Korem 143 HLO Kendari sebanyak 14 orang.
“Sedangkan pemateri internal itu berasal dari pejabat structural UHO dan pengurus lembaga kemahasiswaan baik BEM dan MPM fakultas maupun universitas,” bebernya.

Syarat Wajib Selesaikan Studi
Menurut Ketua Panitia Sudarsono, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UHO Kendari. Bagi mahasiswa yang tidak ikut, konsekuensinya adalah tidak bisa menyelesaikan studi di kampus tersebut.
“Ini menjadi salah satu prasyarat kelulusan mahasiswa UHO. Bagi mahasiswa yang tidak ikut hari ini, maka harus ikut lagi tahun depan,” katanya.
Ia menyebut, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan sertifikat yang nantinya akan diperlihatkan dalam penyelesaian studi nanti.
“Makanya, yang ikut kegiatan ini ada mahasiswa baru maupun mahasiswa lama. Bagi yang tidak ikut tahun ini, masih ada kesempatan lagi untuk ikut tahun depan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, selain materi diisi oleh dari kalangan militer, kegiatan ini juga akan menghadirkan pemateri dari internal kampus yang menjelaskan tentang visi misi UHO serta layanan akademik.
“Jadi, kegiatan ini sangat baik bagi mahasiswa bagaimana kita mencintai kampus tercinta ini. Tak kalah pentingnya bagaimana sebagai mahasiswa untuk terus memupuk rasa nasionalisme dan bisa menangkal isu radikalisme di kalangan mahasiswa,” pungkasnya.
Penulis : Haerun
Editor : Pandi




