Jaksa Ungkap Berkas Polisi yang Kurang di Perkara Meninggalnya Randi

Jajaran Kejaksaan Tinggi Sultra saat menggelar konferensi pers.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Kejaksaan Tinggi Sultra telah menerbitkan p19 berkas tersangka Abdul Malik atas kasus meninggalnya Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari.

-Advertisements-

Jaksa menilai, berkas yang diserahkan penyidik Bareskrim Polri belum lengkap sehingga dikembalikan untuk selanjutnya dilengkapi.

-Advertisements-

Wakil Kejati Sultra Juniman Hutagaol menjelaskan, berkas itu telah dikembalikan ke penyidik di Polda Sultra sejak 13 Desember 2019.

-Advertisements-

Setelah diterima, polisi diberikan waktu 14 hari untuk melengkapi berkasnya.

“Meminta melengkapi 14 hari sesuai permintaan jaksa,” katanya saat memberikan keterangan pers, Senin 16 Desember 2019.

Ia menyebut, ada beberapa poin alat bukti yang harus dilengkapi oleh penyidik. Yakni, harus meminta petunjuk keterangan saksi, keterangan saksi ahli baik balistik maupun forensik.

“Agar terang barang ini,” jelasnya.

Ia menyebut, dari berkas yang diserahkan polisi, jaksa penuntut umum belum yakin soal kesesuaian antara peluru yang menembus dada Randi, selongsong peluru dan senjata yang digunakan tersangka Abdul Malik.

“Intinya, berkas itu, (kami) belum yakin menyidangkan AM,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sultra Suwarjana menyebut, jaksa belum yakin dengan berkas yang diserahkan penyidik soal keterlibatan Abdul Malik.

“Di situ belum terang apakah peluru yang ditemukan bersama pelongsong identik dengan senjata tersangka AM. Apakah peluru yang ditemukan benar menembus dada Randi,” tutupnya.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...