Kendari Masuk Zona Merah, Wali Kota Ajak Cegah Narkoba

515
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kota Kendari masuk zona merah peredaran narkoba di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, semua stakeholder harus bersama-sama mencegah peredaran narkotika di Kota Kendari.

- Advertisement -

“Saya prihatin Kota Kendari masuk zoma merah. Untuk itu, saya mengajak semua pihak berperan penting dalam pencegahan narkotika dan saling mengingatkan bahaya narkotika, sehingga bisa diminimalisir dalam kota,” kata Sulkarnain, Senin 30 Desembee 2019.

Terkait pencegahan peredaran narkotika, kata Sulkarnain, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), dengan melahirkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat pemberantasan narkotika, termasuk penaganannya.

“Kita sudah siapkan beberapa Puskesmas sebagai pusat rehabilitasi di Kota Kendari. Saat ini sementara saya diskusikan juga menghadirkan pusat rehabilitasi di Kota Kendari,” ujarnya.

Pemkot bersama BNN Kota Kendari, kata Sulkarnain, sepakat membangun kerjasama untuk merehabilitasi para pengguna narkoba, dengan menetapkan lima puskesmas sebagai pelopor program Rehabilitasi Pecandu Narkotika (Si Cantik) di Kota Kendari.

Dengan hadirnya program Si Cantik, Sulkarnain menjelaskan, penyalahgunaan narkoba di Kota Kendari diharapkan semakin kecil dan bersih dari penyalahgunaan obat-obat terlarang.

“Kota Kendari harus bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kita berharap jumlah puskesmas yang memiliki klinik Si Cantik bertambah untuk merehabilitasi pengguna narkoba,” tutupnya.

Untuk diketahui, belum lama ini Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) merilis catatan akhir tahun peredaran narkotika di Sultra, dengan menempatkan Kabupaten Muna dan Kota Kendari masuk zona merah peredaran narkotika.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...