Direktur PT Masempo Dalle Bantah Kerahkan Preman Parangi Mahasiswa

7643
 

Kendari, Inilahsultra.com – Direktur PT Masempo Dalle, Saharibi mengaku pihaknya tidak terlibat dalam kasus pembacokan mahasiswa di Kendari beberapa waktu lalu.

Saharibi bahkan mengaku terkejut dengan adanya pemberitaan di beberapa media yang menyebut pihaknya sebagai salah satu dalang dalam penganiayaan mahasiswa tersebut.

- Advertisement -

“Kami juga kaget, kok perusahaan kami disangkutpautkan dengan tindakan anarkis itu,” ujar Saharibi, dalam keterangannya, Sabtu 3 Januari 2020.

Saharibi menjelaskan, sebagai warga negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum, pihaknya tidak mungkin melakukan tindakan yang melawan hukum termasuk aksi premanisme tersebut.

“Kita ini negara hukum, jika ada hal-hal yang sekiranya tidak sesuai hukum, kami akan menempatkan hukum sebagai panglima. Tidak main preman seperti yang dituduhkan,” jelas Bang Riby sapaan akrabnya.

Ia pun menyesalkan adanya aksi balasan yang dilakukan oleh segelintir orang terhadap kantornya.

“Justru yang seperti ini yang aksi premanisme. Menyelesaikan permasalahan dengan kekerasan,” ujarnya.

Dia  menuturkan, terkait aksi penyerangan yang dilakukan di kantornya tersebut, pihaknya telah melaporkan ke pihak berwajib.

“Kami melaporkan kepada pihak berwajib, karena kami ingin agar tidak ada kambing hitam dalam kasus ini,” tutupnya.

Sebelumnya, salah satu mahasiswa UHO Muhammad Iksan, dibacok dua orang tak dikenal usai menggelar demonstrasi di DPRD Provinsi Sultra.

Dalam demo tersebut, Muhammad Iksan bersama rekan-rekannya, menduga ada kejahatan pertambangan yang dilakukan oleh PT Masempo Dalle, PT Makmur Lestari Primatama dan PT Astimah Konstruksi.

Penulis : Onno
Editor : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...