Sistem Pemilu Raya di UHO Bisa Diadopsi di Pilkades

366
 

Kendari, Inilahsultra.com – Universitas Halu Oleo Kendari telah menggelar pemilihan umum (pemilu) raya badan eksekutif mahasiswa (BEM) dari tingkat fakultas hingga universitas selama 3 tahun terakhir dengan cara sistem e-voting.

Rektor UHO Muh Zamrun Firihu menyebut, metode pemilihan dengan cara e-voting ini bisa digunakan di skala kecil, semisal pemilihan kepala desa.

- Advertisement -

“Kalau pemilihan kepala desa yang pemilihnya hanya seribu orang, cepat itu,” kata Rektor saat ditemui Inilahsultra.com beberapa waktu lalu.

Zamrun menyebut, pemilihan melalui e-voting ini bisa meminimalisir biaya yang begitu besar. Selain itu, mengurangi potensi kecurangan.

“Meski ada beberapa kekurangan, tetapi bisa diminimalisir. Dengan sistem ini untuk mempermudah proses pemilihan,” katanya.

Pada Pemilu Raya 2019 lalu, lanjut Zamrun, dari 40 ribu mahasiswa UHO, sekitar 70 persen menggunakan hak pilihnya mulai pukul 08.00 WITA sampai 16.00 WITA.

Prosesnya, kata dia, terbilang mudah. Mahasiswa yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang dibuktikan dengan identitas kemahasiswaan bisa menyalurkan hak pilihnya.

Setelah terdaftar, mahasiswa cukup masuk di bilik suara dan mengklik calon yang dipilihnya.

“Jadi, tidak repot-repot sebenarnya. Ini bisa dilakukan di suatu daerah dengan kualitas jaringannya yang bagus,” tuturnya.

Ia menjelaskan, anggaran yang digunakan dalam pemilu raya kemarin tidak terlalu besar. Cukup dua computer saja dan kemudian ada server di setiap fakultas.

“Tapi, semua dikontrol di server universitas. Di sini dipantau,” bebernya.

Ia menyebut, UHO sudah menerapkan pemilu raya ini selama tiga tahun terakhir. Sebelumnya, model pemilihan serupa telah dilakukan di Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin Makassar.

“Alhamdulillah, kita melanjutkan apa yang diinisasi oleh pemimpin sebelumnya. Yang baik-baik kita tingkatkan,” imbuhnya.

Ia berharap, ke depannya, model pemilihan ini bisa dilakukan di pemilihan umum atau Pilkada Kota Kendari.

“Semoga bisa digunakan ke depannya dengan model e-voting seperti ini,” pungkasnya.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...