Wali Kota Kendari Hadiri Forum Internasional di Malaysia Bahas Penanganan Sampah

308
 

Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menghadiri acara 3rd Green Cities Forum Sustainable Urban Development Framework (GCF), Sustainable Urban Development of Coastal Cities dilaksanakan 13-14 Januari 2020 di George Town Penang Malaysia.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di bawah kerangka inisiatif Kota Hijau pada Kerja Sama Sub Regional BIMP-EAGA dan IMT-GT yang dimulai sejak tahun 2014 dan telah memberikan manfaat nyata bagi kota-kota yang berpartisipasi.

- Advertisement -

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asian Development Bank (ADB) bekerjasama dengan Penang Institute yang mengundang delapan perwakilan dari setiap negara yang terdiri dari masing-masing tiga perwakilan kota di wilayah BIMP-EAGA dan IMT-GT. Satu perwakilan dari Environment Cluster, dan satu Sekretariat Nasional dengan tujuan dapat menjadi platform untuk meningkatkan kapasitas, berbagi pengetahuan serta membangun jaringan kota.

“Kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari komitment Indonesia untuk Inisiatif Kota Hijau dalam kedua kerja sama sub regional. Beruntung sekali bisa hadir di sebuah forum yang sangat bergengsi ini,” kata Wali Kota Kendari Sulkaranian Kadir saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya, Senin 13 Januari 2020.

Sulkarnain menjelaskan, forum ini membahas sebuah tema tentang masa depan dunia, menjaga kelestarian dunia dengan fokus mewujudkan green city penanganan sampah.

Disadari betul bahwa penanganan sampah di berbagai kota dan daerah harus mendapat perhatian, karena di prediksi akan menjadi masalah serius jika tidak ditangani secara komprehensif.  Banyak gagasan dan terobosan yang sudah dilakukan berbagai pihak tidak hanya pemerintah tetapi juga berbagai lembaga seperti NGO khususnya stakeholder pemerhati lingkungan.

“Konsep penanganan yang mendorong partisipasi publik, hal ini kami pandang menarik karena kompatibel degan kondisi Kota Kendari dan relatif tidak membutuhkan biaya yang besar dalam penerapannya, konsep ini merupakan breakdown dari konsep 3R yg sudah lama kita kenal (Reuse, Reduce, Recycle),” jelasnya.

Konsep ini telah diterapkan di beberapa daerah khususnya Kinabalu Malaysia sebagai kota percontohan ADB dgn Visi Green City dan Smart City dengan mempertimbangkan kondisi lokal mereka mencoba menerjmahkan konsep tersebut dengan pendekatan pengurangan sampah, pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah.

“InsyaAllah konsep ini akan kami adaptasikan di Kota Kendari dengan beberapa penyesuaian untuk kondisi kota kita,” tutupnya.

Adapun sejumlah Wali Kota di Indonesia yang turut diundang pada kegiatan Green Cities Forum adalah, Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Batam, Wali Kota Kendari, Wali Kota Medan, Wali Kota Pontianak dan Wali Kota Tomohon

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...