Baru Bebas Penjara, Wanita di Kendari Kembali Ditangkap Kasus Narkoba

1276
 

Kendari, Inilahsultra.com – Meski sudah pernah dikurung di balik jeruji dan pengapnya penjara, PA (32) masih belum jera atas perbuatan tindak pidananya.

Wanita asal Kendari ini kembali ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kendari karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

- Advertisement -

Padahal, wanita ini baru dua bulan merasakan udara bebas. Ia dipenjara karena tersandung kasus narkoba dan divonis oleh pengadilan selama 4 tahun 6 bulan penjara.

Kini PA kembali berurusan dengan polisi, PA ditangkap polisi di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sodoha, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Jumat 10 Januari 2020 sekira pukul 09.30 WITa.

Kasat Narkoba Polres Kendari AKP I Gusti Komang Sulastra SH MH mengatakan, penangkapan PA berawal dari laporkan masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkoba di Jalan Pemuda.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Kendari.

“Sekira pukul 09.30 WITa PA berhasil kami tangkap, kemudian dilakukan  penggeledahan di kamar PA ditemukanlah satu paket sabu dengan berat 0,69 gram. Sabu itu disimpan didalam dompet yang dilapisi sarung berwarna biru,” jelas I Gusti Komang Sulastra, Selasa 14 Januari 2020.

Selain itu, barang bukti lain yang ditemukan, satu buah penutup bong, satu buah pireks, satu buah pipet sendok sabu, satu buah korek gas.

“Kami kembali melakukan penggeledahan di lemari pakaian,” sambungnya.

Hasilnya, petugas menemukan satu buah dompet warna pink yang berisikan dua klip plastik bening kosong, satu buah timbangan digital, dua saset plastik bening bekas tempat sabu, satu buah pipet, satu buah pipet sendok sabu yang berada di atas lemari pakaian.

Lanjut I Gusti Komang Sulastra, PA merupakan residivis kasus narkoba pernah di vonis selama 4 tahun 6 bulan kurungan penjara. Wanita ini merupakan pengguna narkoba dan baru dua bulan bebas dari penjara.

“Saat ini, pelaku sedang kita tahan di sel Mapolres kendari untuk dilakukan pemeriksaan Iebih Ianjut,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, PA disangkakan pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...